Bisnis Rumahan Modal kecil Untung Besar Aneka Pedas


Tidak ada kios atau ruko, rumah tempat tinggal pun bisa untuk bisnis. Ini namanya bisnis rumahan. Bisnis rumahan biasanya bisnis yang memproduksi produk tertentu yang akan disebarkan ke warung-warung yang sudah bekerjasama dengan pengelola bisnis rumahan. Hal ini sudah dialami nenek penulis dalam menjual kerupuk pedes walaupun usahanya tidak sampai bertahan lama. Tetapi, ini bentuk bisnis rumahan yang menjanjikan keuntungan. Tentunya, bisnis ini bisa dijalankan dengan modal kecil sehingga cocok untuk kalangan rumah tangga.


Bisnis rumahan adalah bisnis yang mengandalkan rumah. Tentunya, rumah menjadi baprik dan kantor sendiri. Biasanya, rumah berisi para pekerja yang mengerjakan proyek produksi. Seperti contoh bisnis kerupuk pedes milik nenek. Di rumah nenek, anak-anaknya bekerja mengursi kerupuk. Ada yang bagian mengiris, menggiling, melumuri sambal dan sebagainya. Bisnis rumahan biasanya tidak berupa toko kelontong. Tetapi, toko kelontong pun bisa disebut bisnis rumahan. Intinya, segala macam produk atau jasa yang mengandalkan rumah sebagai basis produksi atau penjualan, ini dianggap bisnis rumahan.

Dalam pembahasan bisnis rumahan, penulis akan berfokus bagaimana menjalankan bisnis rumahan modal kecil untuk besar dengan memfokuskan pada produk aneka sambal. Pembahasan ini terinspirasi dari sambal yang dikelola Sambal Bu Kaji. Dengan menghadirkan pembahasan bisnis rumahan aneka sambal berdasarkan inspirasi Sambal Bu Kaji, ini bisa menjadi contoh bagaimana proses sebuah bisnis rumahan yang bisa dikelola keluarga.

Ambil Bisnis Rumahan Kuliner Atau Bumbu Makanan Ringan Kemasan

Sambal Bu Kaji pada awalnya menghadirkan sambal pecel sebagai bisnis rumahan. Olahan sambal ini berasal dari warisan leluhur, warisan turun-temurun sampai ke tangan ke Ibu Maya. Di tangan Ibu Maya, Sambal Bu Kaji menghadirkan beberapa olahan sambal, bukan hanya sambal pecel saja. Ini dalam segi bumbu. Sambal Bu Kaji pun menghadirkan olahan pecel sayur dengan taburan sambal pecel di warung pecel. Dengan kecanggihan teknologi, bisnis rumahan pecel sayur bisa hadir menjangkau lebih jauh. Kebetulan, Samba Bu Kaji bekerjasama dengan Madhang dan Grabfood.

Inti penting dari penjelasan di atas adalah usaha kuliner makanan ringan kemasan jauh lebih diminati pasar. Anda bisa membuka bisnis rumahan kuliner atau bumbu kuliner yang dijalankan Sambal Bu Kaji. Tentunya, bisnis rumahan bisa dijalankan secara online dengan aplikasi yang mendukung UMKM. Terpenting, makanan ringan dalam kemasan yang baik.

Mulailah Bisnis Rumahan Dengan Langkah Kecil Modal Kecil

Ada kasus bisnis rumahan olahan hidangan dadar gulung, risol dan makanan ringan lainnya. Namun bisnis rumahan ini tidak memproduksi sejumlah produk melainkan sesuai pemesanan. Setelah banyak orang yang mengetahui skill pemilik bisnis makanan ini, mereka selalu memesan untuk dibuatkan snak/makanan ringan. Bisnis seperti ini tidak membutuhkan banyak modal. Bisnis modal kecil yang sebagai langkah awal membuka bisnis rumahan ini. Dari sinilah awal dari kesuksesan bisnis rumahan berikutnya.

Bagaimana memajukan bisnis rumahan dari kasus di atas? Terpenting, bagaimana makanan dan olahan makannya? Atau bagaimana minuman dan olahan minumannya? Kalau bisnis rumahan mengelola sambal seperti olahan Sambal Bu kaji, jelas ini bisa berpotensi besar atas bisnis rumahan yang dikelola keluarga.

Gratiskan Produk Kuliner Untuk Keluarga Dengan Cara Kumpul Ramai

Apakah anda siap menggratiskan produk olahan anda? Padahal, anda baru saja membuka bisnis rumahan yang membuat banyak tetangga belum tahu. Apakah langsung berjualan? Terserah. Tetapi, bisnis rumahan membutuhkan adaptasi mengingat lokasinya hanya di sekitar rumah. Bila tidak banyak tetangga yang tahu, apalagi tertarik, bisnis rumahan target luar akan jauh lebih sulit. Di sini, terpenting bisnis rumahan mampu di marketingkan dengan teknik “dari mulut ke mulut”. Apalagi kalau tidak menggunakan teknik “produk gratis”?

Terpenting itu begini, funneling-nya gimana? Anda memberi produk gratis. Tetapi, anda memberikan juga lembaran atau brosur daftar makanan dan harganya. Ini sudah dianggap teknik markting yang lumayan berkualitas. Dari pada anda menyebarkan brosur ke banyak orang yang tidak dikenal, tetapi belum tentu mereka beli, lebih baik memberikan selembaran/brosur ke orang yang dikeal sambil memberikan produk gratis.

Aktifkan Keluarga Dalam Menjalankan Bisnis Rumahan

Bisa mengaktifkan anggota keluarga dalam menjalankan binsis rumahan. Catatan ini bila bisnis rumahan memproduksi produk makanan, kuliner ringan. Hal ini harus melibatkan keluarga sebagai karyawan. Biasanya, tetangga pun dilibatkan sebagai tenaga inti juga. Ada beberapa keluarga yang bisa jadi tidak aktif di pagi hari karena bersekolah atau memang tidak berminat. Tetapi, inti penting pengaktifan anggota keluarga dalam bisnis rumahan ini adalah agar mereka mewarisi di masa yang akan datang. Hal ini sudah dilakukan Ibu Maya sekalu pengelola Sambal Bu Kaji. Ibu Maya mewarisi aktifitas usaha yang sudah dilakoni orang tuanya.

Bagaimana dengan bisnis rumahan toko kelontong atau warung jajanan pada umumnya? Sebenarnya, ini sama saja melibatkan keluarga. Hanya saja, di sini tidak ada aktifitas produksi sehingga tidak membutuhkan banyak pekerja.

Menarget Para Pemilik Warung

Bisnis rumahan anda adalah berlabel “home industri”. Bila seperti ini, anda tidak sempat membuka warng. Di samping akan menambah konsentrasi pekerjaan, variasi produk dalam warung pun harus banyak. Padahal, bisnis rumahan anda membutuhkan banyak modal dalam pengembangannya untuk memproduksi banyak produk. Maka dari itu, anda membutuhkan orang-orang yang siap bekerjasama, dalam arti bersedia menitipkan produk ke dalam warungnya.

Kasus penitipan produk ke warung-warung sudah sering terjadi. Salah satunya warung milik adik penulis yang menjadi target penitipan produk. Kedua belah pihak memang diuntungkan. Bagi pemilik warung, mereka bisa menyetok produk tanpa membayar diawal. Bagi pemilik produk, mereka bisa diringankan dalam penjualan karena sudah ditangani para pemilik warung.

Tentu, anda jangan salah pilih warung yang sebagai target penyetokan produk bisnis rumahan anda. Hal ini bisa menjadi sia-sia. Jangan sampai waktu yang terbuang hanya membuat produk rusak. Masalahnya, produk rusak akan dikembalikan ke pemilik produk.

Bagaimana mencari warung atau toko yang layak untuk dijadikan target penyetokan produk bisnis rumahankita? Hal yang bisa dilakukan adalah mempekerjakan beberapa sales. Mereka yang akan mengunjungi banyak warung dalam sekali perjalanan.

Membangun Pelanggan Baru Bisnis Rumahan

Bisnis boleh lah dianggap rumahan, seakan bisnis yang hanya menarget pelanggan dari kalangan tetangga. Tetapi, bisnis rumahan tidaklah sebatas pelanggan terdekat. Banyak bisnis rumahan yang mampu memproduksi dalam sekala yang tidak sedikit. Akhirnya, si pengelola menarget banyak pelanggan. Jadi, bisnis rumahan kelas ibu rumah tangga tidak bisa diremehkan kehadirannya. Terpenting produk bisnis rumahan memiliki peminatnya sendiri yang cukup untuk menghabiskan stok.

Masalahnya, anda berkeinginan memperbesar bisnis rumahan. Bila ingin memperbesar, anda harus memperbesar pelanggan baru. Bila tidak ada penambahan, anda bisa mengalami kerugian yang besar.

Bagaimana membangun pelanggan baru? Terpenting, produk kelas bisnis rumahan harus dikemas dan dinilai para ahli dalam hal ini Depkes, MUI, lembaga HAKI dan sebagainya. Ini yang perlu anda perhatikan sebelum membangun pelanggan baru. Artinya, anda berusaha meningkatkan pelanggan sebanyak mungin.

Berikut langkah-langkah membangun pelanggan baru setelah produk bisnis rumahan sesuai standar.

1. Mendaftarkan Di Aplikasi UMKN

Aplikasi Madhang, Grabfood dan sejenisnya bisa diandalkan dalam penarget pencarian pelanggan baru. Mengapa? Aplikasi ini jangkauannya satu kota walaupun dalam prakteknya, jasa kurir lah yang menentukan bisa melayani pemesanan atau tidak. Sepertinya begitu. Tetapi paling tidak, pengunjung tahu bahwa di wilayah tertentu ada usaha.

2. Mendaftarkan Diri Ke My Business Google

Ketika anda mengetikkan kata kunci “Sambal Pecel Semarang” atau “Sambal Semarang”, lalu muncul situs yang menawarkan sambal pecel di samping hasil pencarian, itulah situs yang masuk dalam My Business Google. Nah, ini menjadi kesempatan emas untuk bisnis rumahan anda. Dengan My Business Google, bisnis rumahan anda akan mendapatkan pembeli baru dan terus terbaru. Dari sini akan terbangun pelanggan berlimpah.

3. Iklankan Lewat Situs Facebook Ads atau Google Ads

Memang, ini bisa membuang biaya tetapi hasil nihil. Di samping itu, terkadang target market iklan di Facebook melampaui kota. Kalau beriklan lewat Google Ads, ini bisa bisa membengkakkan kantong karena biayanya agak mahal. Tetapi bila produk olahan bisnis rumahan layak jual secara online, dalam arti bisa dikirim menggunakan jasa kurir, beriklan lewat kedua media ini bisa dilakukan.

Tetapi, beriklan lewat kedua media di atas pun membutuhkan pengetahuan tersendiri. Pengiklan harus belajar terlebih dahulu. Pengalaman penulis, banyak pengunjung meminta untuk dipasangkan iklan setelah penulis memberikan tips beriklan di Google dan Facebook. Ini membuktikan bahwa mereka kesulitan beriklan.

Bagaimana Agar Bisnis Rumahan Modal kecil Bisa Untung Besar?

Bisnis rumahan tanpa bekerjasama dengan pihak penjual sulit untuk mendpatkan untung besar. Artinya, anda harus memproduksi banyak agar bisa dijual banyak pedagang berikutnya. Inilah kunci mendapatkan untung besar. Memang, anda mengandalkan warung. Tetapi, anda membutuhkan banyak warung hanya untuk menyetok per dus tiap watungnya. Ini menjadi solusi. Tetapi, bagaimana meraih untung besar?

Memang, agak sulit meraih untung besar. Di samping dipotong gaji sales, bensin pengiriman produk, juga yang lainnya, akhirnya keuntungan mengecil. Kesulitan pun bergantung jenis produk.

Berikut beberapa produk bisnis rumahan yang bisa menghasilkan untung besar:

  • Usaha butiran bakso, penggilingan bakso dengan mempekerjakan atau langganan banyak penjual pecel.
  • Usaha sambal pecel dengan mempekerjakan atau langganan para penjual pecel


Itu adalah contoh bisnis rumahan yang bisa menghasilkan untung besar dengan strategi memperbanyak penjualan. Cara seperti ini jauh lebih mengkonsentrasikan pembeli untuk membeli produk anda. Kalau lewat warung, pembeli bisa tidak fokus, apalagi ada produk sejenis.

5 Jenis Bisnis Makanan Rumahan Berupa Kuliner Yang Serba Pedas

Karena blog ini blog yang bernaung Sambal Bu Kaji, maka disini akan memberikan beberapa jenis makanan ringan serba pedas yang cocok untuk bisnis rumahan. Di samping ini, pembahasan ini berdasarkan pengalaman penulis membantu bisnis rumahan kerupuk pedes milik nenek saya. Jadi, fokus produk bisnis rumahan lebih kepada produk yang serba pedes seperti pecel, kerupuk pedes dan lainnya.

1. Usaha Makanan Lidi Pedas

Apakah anda tidak percaya bahwa makanan lidi pedas bisa dijadikan peluang bisnis rumahan? Memang, banyak peluang bisnis yang bisa dijadikan bisnis rumahan termasuk makanan ringan lidi-lidian. Siapa yang tak menyangka bila makanan ini bisa masuk dalam jajaran cemilan kelas menengah-keatas. Hanya saja, anda perlu pengemasan sesuai target market. Namun, agar bisnis rumahan produk yang satu ini bisa tembus ke pasar luas, anda harus mengemasnya secara profesional.

Pengemasan secar profesional sudah banyak dilakukan di beberapa daerah sehingga bisa menarget kalangan siapa saja. Bila kemasan profesional lidi pedas mampu dijual secara online, yakni memenuhi standar pengemasan, banyak pelaku bisnis rumahan yang sudah melakukannya. Di samping itu, pengemasan secara profesional sebagai penentu apakah makanan lidi bisa terjaga atau tidak dalam bantingan.

2. Usaha Makanan Kripik Singkong Pedas

Makanan ringan keripik singkong ini banyak peminatnya. Hanya saja, untuk kalangan remaja, makanan ini sudah agak ditinggalkan. Kecuali, kripik singkong ditaburi bumbu yang enak dengan taburan cabai agar dilirik kalangan remaja. Intinya, bisnis rumahan keripik singkong pedas menjadi harapan tersendiri sehingga bisnisnya bisa bertahan lama.

Dengan mengandalkan warung, penjualan kripik singkong pedas bisa mendapatkan penjualan yang lumayan. Atau, bila mau menarget kalangan dewasa, penjualan keripik singkong pedas bisa berbarengan dengan warung pecel. Pada intinyaa, konsep penjualan tetap membutuhkan banyak warung, baik kelontong atau pece.

Bagaimana bila penjualanya menggunakan media online? Ini masih berkaitan dengan penjualan makanan ringan lidi pedas. Bila kemasan produk keripik singkong sesuai standar, dalam artian standar pabrik, anda bisa menjualnya secara online. Tetapi, penargetan pasar lokal bisa menjadi solusi sendiri. Anda bisa menggunakan aplikasi Madhang atau Grabfood dalam penjualan online.

3. Usaha Tahu Goreng Isi Pedas

Apakah bisa bisnis rumahan dengan mengandalkan produk tahu isi pedas? Padahal, bisnis rumahan mengandalkan produk yang bisa disetorkan ke warung. Kalau makanan ringan tahu goreng dan sejenisnya, ini jenis makanan yang sulit di stor ke waruung. Memang, ada beberapa warung yang menerima seperti warung makan. Tetapi masalahnya, produksi tahu goreng dalam jumlah yang banyak. Secara, anda sedang mengelola bisnis rumahan. Jelas, di dalam rumah, anda menggoreng banyak tahu. Bagaimana penjualannya? Apalagi, tahu goreng terutama isi sayur mudah sekali basi, tidak bisa berlama-lama.

Nah, begini penjelasan solusinya. Setiap orang punya rumah. Masing-masing rumah tidak mesti selalu berada di tempat sepi, dalam arti tidak berada di pusat keramaian. Ada rumah berada di pusat keramaian seperti samping beberapa sekolah, ATM, dan kebetulan ramai penjual. Di sinilah, anda bisa memainkan penjualan tahu goreng isi pedas yang sekarang sedag trend. Di samping penjualan dari teras rumah, anda bisa membuka pemesanan tahu dengan aplikasi penjualan yang sedang trend saat ini.

Bisnis rumahan tahu goreng isi pedas ini sebagai sampel makanan yang cepat basi dan layu. Tentunya, anda bisa menjual produk apapun yang senafas dengan tahu goreg isi pedas. Intinya, rumah anda berada di area mana? Anda perlu memperhatikan ini.

4. Usaha Basreng Pedas

Apakah rasa bakso goreng masih sama dengan bakso yang belum digoreng? Bila masih sama, ini bisa digunakan sebagai peluang bisnis yang menjanjikan. Tetapi, sepertinya, basreng akan mengalami rasa sehingga rasa bakso sebumnya berkurang. Walaupun berbeda rasa, memiliki perubahan rasa ketika bakso digoreng, ini masih bisa menjadi usaha lahir. Biasanya, bakso goreng tetap mempertahankan aroma bawang putih dan bumbunya.

Apapun perubahan bakso, banyak pelaku bisnis rumahan yang memanfaatkan bakso untuk bisnis bakso goreng. Mungkin mereka memiliki pikiran: daripada berjualan bakso keliling atau mangkal, lebih baik menggoreng bakso. Di samping bisa awet, bakso goreng alias basreng memiliku peminat yang tidak sedikit terutama para pecinta bakso.

Teknik penjualanya sama seperti berjualan lidi pedas dan keripik singkong pedas.

5. Usaha Kerpuk Pedas

Untuk makanan ringan cemilan yang satu ini, anda jangan meremehkan sebagai bagian dari bisnis rumahan yang menguntungkan. Banyak pebisnis warung makan mengandalkan kerupuk sebagai teman. Anda bisa melihat berbagai warung makan, kerpuk apa saja yang dipakai. Memang, kebanyakan kerupuk untuk makan biasanya menggunakan kerupuk keriting putih yang tidak ada taburan bumbu. Tetapi, kerupuk berbumbu plus pedas pun tidak kalah saing. Justru, memakan pecel sayur jauh lebih serasi bila menggunakan kerupuk pedas.

Anda bisa memikirkan kerupuk pedas yang seperti apa yang harus diolah. Mungkin, kerupuk keriting dengan taburan cabai pedas sebagai kreasi lain kerupuk.


0 Response to "Bisnis Rumahan Modal kecil Untung Besar Aneka Pedas"

Posting Komentar