Bisnis Jajanan Anak Sekolah Yang Praktis


Bisnis jajanan anak sekolah yang praktis, baik untuk sekolah dasar, menengah atau atas, adalah pilihan tepat yang perlu anda pikirkan matang. Mengapa demikian? Anak sekolah khususnya anak sekolah dasar berurusan dengan waktu istirahat yang terbatas. Bila memang anda membuka bisnis jajanan anak sekolah yang tidak praktis, mengulur-ngulur waktu pemrosesan jajanan, ini bisa mengurangi tingkat pembelian. Padahal, anda berhadapan juga dengan pedagang lain yang bisa jadi mengurangi tingkat penjualan bila anda tidak praktis dalam pelayanan.


Pemahaman Bisnis Jajanan Anak Sekolah Yang Praktis

Bisnis jajanan anak sekolah adalah segala macam makanan yang umum memang disukai anak sekolah dasar, menengah sampai atas. Pada intinya, anda bisa melihat bisnis jajanan yang berkembang di sekolah. Anda bisa melihat, jajanan anak sekolah mana yang memang paling laku, laku. Tetapi, jajanan anak sekolah yang tidak laku bukan berarti bukan termasuk jajanan anak sekolah dasar, menengah atau atas. Bisa jadi, si pemilik bisnis jajanan anak sekolah tidak menghadirkan jajanan yang baik. Bila seperti ini, apakah jajanan anak sekolah berlaku pada jajanan anak perkualiahan atau orang tua? Bahkan, anak kualiahan dan orang tua sendiri banyak yang meminati jajanan anak sekolahan seperti seblak, naget dan sebagainya. Jadi, jajanan anak sekolah tidak perlu memiliki pembasan selagi laku di kalangan anak sekolah dasar, memengah atau atas.

Bagaimana dengan pemahaman jajanan anak sekolah yang praktis? Praktis sendiri lebih memiliki definisi hal-hal yang bersifat praktek. Jadi, praktis lebih bersifat implementatif. Namun, pemahaman yang sudah mentradisi, praktis sendiri memiliki pemahaman hal-hal yang bisa dilakukan dengan mudah, tidak membuang-buang waktu dan sederhana. Mungkin, praktis sendiri memiliki sifat lebih mudah, tidak membuang-buang waktu dan sederhana daripada teoritis. Kebalikan dari praktis, teoritis biasanya lebih banyak mengawang-awang, tidak pada jalur yang seharusnya bisa dilakukan.

Agar memudahkan dalam pembahasan, penulis ingin mengambil kesimpulan pemahaman bisnis jajanan anak sekolah yang praktis untuk anak sekolah dasar, memengah sampai atas. Pemahaman bisnis jajanan anak sekolah yang diambil adalah bisnis jajanan yang diminati banyak anak sekolah dengan cara menjual yang praktis: tidak susah dibuat, tidak membuang-buang waktu dalam pembelian.

Contoh Jajanan Anak Sekolah Yang Praktis

Di sini, penulis hanya ingin memberi contoh jajanan anak sekolah dasar, menengah dan atas yang laris terjual saja. Mengapa? Karena anda menginginkan bisnis jajanan anak sekolah yang laris terjual bukan? Apa saja jajanan anak sekolah yang praktis dan laris terjual?

1. Jajanan Cilok

Sekarang ini, cilok merajai siomay untuk jajanan anak sekolah. Di samping harganya murah, rasa cilok juga tidak kalah. Dengan campuran sambal, rasa cilok akan semakin enak. Di samping itu, jajanan anak sekolah ini tergolong praktis. Mereka hanya mengantri untuk penusukan cilok. Biasanya juga, cilok dibungkus plastik namun cara memakannya dengan cara ditusuk dengan tusuk dari bambu.

Untuk masalah yang berhubungan dengan cilok, tentunya siomai dan sejenisnya seperti bakso ikan masih ada keterkaitan dengan cilok, yang mana ini termasuk jajanan anak sekolah yang praktis dan disukai banyak anak sekolah.

2. Jajanan Telur Gulung

Telur gulung adalah salah satu jenis jajanan anak sekolah yang lahir baru-baru sekarang, tidak seperti cilok yang sudah hadir ketika penulis masih kecil. Akhirnya, telur gulung atau telur gulung goreng salah satu jenis jajanan anak sekolah kekinian. Cara pembuatan jajanan telur gulung yang unik, membutuhkan beberapa resep khusus agar bisa digulung saat penggorengan, jajanan anak sekolah ini menjadi jajanan yang praktis. Ya, mereka hanya mengunggu si pembuat telur gulung dengan waktu beberapa detik, tidak lama. Ini bisa menadi alternatif jajanan gorengan dadakan yang dianggap praktis.

3. Roti Bakar

Roti bakar bisa menjadi alternatif jajanan makanan anak. Si pembuat roti bakar tidak membutuhkan waktu lama dalam memproses roti bakar. Bila mereka berkeinginan dengan roti bakar alias ada beberapa orang, si pembuat roti bakar cukup menggabungkan pembuatannya. Dengan wadah pemasakan.

Sepertinya, cukup 3 saja yang menjadi contoh jajanan anak sekolah dasar sampai atas. Sebenarnya, masih banyak jenis-jenis jajanan anak sekolah yang kalau dijelaskan semua bisa panjang dan mengesampingkan pembahasan bisnis jajanannya.

Cara Menjalankan Bisnis Jajanan Anak Sekolah Yang Praktis

Baiklah, penulis sekarang akan menjelaskan bagaimana cara menjalankan bisnis jajanan anak sekolah dasar, menengah sampai atas yang praktis dan diminati banyak anak sekolah.

Tentunya, di sini tidak menjelaskan mengenai cara memilih lokasi. Biasanya, sekolah membatasi penjual. Jadi, pembahasan cara menjalankan bisnis jajanan anak sekolah dikhususkan bagi penjual yang diterima berjualan di area sekolah. Tetapi, ada juga sebagian besar sekolah yang membebaskan anak keluar gedung untuk menikmati jajanan di luar.

1. Menjual Jajanan Praktis Yang Sudah Terbukti Diminati Anak-Anak

Mungkin anda mendapatkan ide jajanan anak sekolah yang berbeda. Hal ini belum jelas, apakah diminati banyak anak sekolah atau tidak pada jajanannya. Hal ini perlu pembuktian. Anda bisa mengandalkan anak di sekitar anda untuk mencoba. Di hari libur atau di luar jam sekolah, pastinnya anda membutuhkan pemasukan lain di luar non anak sekolah. Nah, inilah yang akan menjadi modal bagaimana kondisi jajanan anda, apakah diminati banyak anak atau tidak.

Dan anda perlu inget, jajanan harus praktis dibuat.

2. Menjual Dengan Harga Murah

Big porsi yang menyebabkan harga mahal tentunya harus dihindari. Anda menjual jajanan martabak, maka jajanan martabak yang dibuat haruslah mini. Hal ini bisa memahalkan harga jual yang kurang cocok untuk anak sekolah.

3. Menyiapkan Uang Receh

Anda tidak mau kan kesulitan mencari uang receh untuk kembalian? Resiko pedagang di sekolah adalah akan menghadapi pemenuhan uang kembalian. Memang, hal yang harus dihadapi penjual adalah pemenuhan uang kembalian. Jangan sampai anda tidak bisa memenuhi uang kembalian sekalipun 500 rupiah. Maka dari itu, antisipasinya, anda bisa membawa uang receh setiap mau berjualan di sekolah.

4. Upayakan Untuk Menjual Jajanan Anak Sekolah Yang Sehat

Pihak sekolah tentunya tidak bertanggungjawab bila seorang anak sekolah dasar membeli produk di luar kantin. Biasanya, sekolah akan menyediakan kantin yang memang terkontrol jajanannya. Tetapi, ada juga pedagang yang mangkal di luar gedung. Pedagang yang mangkal inilah yang di luar kontrol pihak sekolah. Maka dari itu, sebagai penjual, harusnya memiliki kesadaran dalam menjual jajanan anak kecil. Anggap saja, anda sedang memberikan jajanan untuk anak anda. Bagaimana bila jajanan anak sekolah ternyata tidak sehat atau lebih tepatnya berpotensi sakit seketika itu? Tentunya, si penjual seperti sedang meracuni si anaknya.

5. Dikemas Dengan Praktis

Di samping jajanan anak sekolah yang praktis, pengemasan pun harus dengan cara yang praktis. Artinya, anda tidak perlu mengandalkan pengemasan yang khusus untuk makanan yang dijual secara online atau katering. Pengemasan bisa menggunakan plastik bening yang umum dijumpai atau kertas khusus makanan. Tetapi, biasanya, pembelian jumlah sedikit (dan ini dilakukan anak sekolah) tidak membutuhkan pengemasan.