Tips Usaha Yang Menjanjikan Di Masa Depan


Bagaimana cara membangun usaha yang menjanjikan di masa depan? Untuk menjawab ini, tentunya, anda harus sepakat terlebih dahulu mengenai usaha untuk masa depan. Dalam hal ini, usah ayang akan dibangun memenuhi standar untuk kepentingan jangka panjang. Jangka panjang erat kaitannya dengan masa depan. Bisnis yang bisa menempuh jangka panjang disebut juga bisnsi masa depan. Bisnis jangka panjang mampu bertahan dengan berbagai serbuah produk dan ide usaha terbaru. Bila seperti ini, pada dasarnya semua jenis usaha bisa sebagai bisnis yang menjanjikan di masa depan selagi terus-menerus mendapatkan keuntungan.


Lalu bagaiamana tips usaha yang menjanjikan di masa depan?

Mampu Beradaptasi Dengan Perubahan

Anda harus memilih produk yang memang bisa bertahan lama. Kalau mau bertahan lama, usahakan jangan memilih jenis produk yang sifatnya trend sesaat atau produk teknologi. Jenis produk trend sesaat biasanya jenis produk kreasi terbaru namun laku dipasaran karena kebaruannya, ada sesuatu yang uniknya. Karena jenis produk keluaran terbaru, produk ini belum teruji ketahanan penjualannya. Contoh jenis produk terbaru yang laku tetapi sifatnya momentum yaitu tahu bulat. Mungkin anda salah satu penggemar tahu bulat. Tetapi, tahu bulan sekarang sudah tidak laku. Jenis produk ini tidak sebagai usaha yang menjanjikan di masa depan. Jenis produk yang sifatnya tahan lama atas perubahan sudah banyak contohnya, anda tinggal mengambilnya. Terpenting, bila ingin melakukan kreatifitas, harus hati-hati. Lebih baik melakukan kreatifitas dalam penjualan daripada pada produk.

Bangun Usaha Yang Bisa Dialihtangankan

Usaha yang bisa dialihtangankan adalah sebagai tanda bahwa usaha yang dibangun memang usaha yang menjanjikan di masa depan. Tentunya, banyak orang mengharapkan membangun usaha berjangka panjang sampai bisa diwariskan. Tentunya, ini bukan sekedar harapan bisa membuka usaha yang menjanjikan di masa depan sampai bisa diwariskan. Ini juga bisa diusahakan dimulai dari bagaimana cara anda membangun usaha yang bisa untuk masa depan, untuk diwariskan alias dialihtangankan. Ada beberapa cara membuka usaha yang menjanjikan di masa depan, untuk bisa diwariskan atau dialihtangankan kepada ahli waris atau yang memiliki kepandaian. Cara ini harus dipenuhi. Bagaimana caranya?

1. Mengajari Ahli Waris Pengelola Produk

Percuma usaha anda menjanjikan keuntungan bila tidak ada ahli waris yang menguasai usaha yang menjanjikan itu. Bila memang umur anda tidak panjang, siapa yang akan mengurusi usaha yang menjanjikan keuntungan ini? Jangan sampai ahli waris justru memikirkan pengelolaan produk terbaru hanya karena mereka tidak mengerti pengelolaannya. Memang, usaha anda menguntungkan tetapi tidak menjanjukan keuntungan untuk masa depan bila tidak diwariskan pada ahli waris mengenai pengelolaan produknya.

Tentunya, ahli waris bukan hanya mengurusi pengelolaan produk tetapi

2. Mengemas Usaha Dalam Bentuk Aset

Usaha yang menjanjikan di masa depan adalah usaha yang sudah dikemas dalam surat berharga atau aset. Dokumen ini penting dimiliki untuk mempertahankan aset masa depan. Bila aset ini terjual, tentunya, usaha yang menjanjikan itu akan dinikmati orang yang membelinya. Selagi bisnis masih berjalan, di tangan siapapun, usaha akan tetap menghasilkan keuntungan. Hal ini karena sistem usaha yang sudah berbentuk aset memang berjalan otomatis. Jadi, bila mau memiliki usaha yang menjanjikan di masa depan, anda harus mengemas usaha dalam bentuk aset. Ini artinya, anda harus mendaftarkan usahanya ke beberapa lembaga yang berkepentingan menangani bisnis.

3. Membeli Waralaba Yang Diminati Pasar

Membeli waralaba bagian dari cara usaha yang menjanjikan di masa depan. Hal ini mirip seperti pengemasan usaha menjadi aset. Bedanya, pembangunan aset perusahaan memang berat sedangkan pemilikan aset cukup dengan membeli hak usaha waralaba. Tentunya, anda jangan asal memilih waralaba. Waralaba masih berlaku hukum kebangkrutan. Banyak usaha waralaba yang memang mengalami kebangkrutan. Hal ini dikarenakan menjalankan waralaba tidak sesuah dengan prinsip pada umumnya bisnis.

Ketika anda tidak bisa mengelola lagi atau berkeinginan tidak ingin menglola lagi, bisa diserahkan kepada orang lain, dalam hal ini ahli waris. Jadi, ketidakadaan anda tidak serta-merta usaha yang sudah dibangun hilang begitu saja.

Usaha Yang Menjanjikan Bukan Bersifat Momentum

Penulis ingin membuat ilustrasi mengenai usaha tahu bulat. Bagaimana dengan usaha tahu bulat? Mungkin dulu anda berpikir bahwa peluang usaha tahu bulat adalah peluang usaha yang bagus. Memang, banyak yang menyukai tahu bulat ini. banyak juga penjual tahu bulat. Tetapi, bagaimana perkembangan setelah lebih dari 5 tahun? Usaha tahu bulat ternyata tidak laku dipasaran lagi. Bila seperti ini, tentu tidak bisa dijadikan usaha yang menjanjikan di masa depan. Sekalipun usaha tahu bulat anda laku, tidak bisa laku lebih dari 5 tahun.

Untuk itu, anda jangan terlebih dahulu mencoba usaha menjual produk jenis terbaru hanya karena sedang populer atau sedang banyak peminat. Anda bisa meriset terlebih dahulu ketahanan pasarnya yaitu minimal 5 tahun. Atau, anda bisa mencoba sendiri kualitas produknya. Mengapa usaha tahu bulan laku hanya beberapa tahun saja? Karena usaha tahu bulat hanya cocok untuk kalangan anak kecil dan remaja. Belum lagi, rasa tahu bulat tidak memiliki kualitas rasa yang bagus. Jadi, pantas pembeli tidak tertarik lagi. Lalu anda bida bandingkan dengan produk sejenis yaitu tahu sumedang. Mengapa tahu sumedang tetap laris dalam waktu puluhan tahun? Karena tahu sumedang memang untuk semua kalangan. ini sebagai contoh bagaimana anda menilai ketahanan produk untuk lebih dari 5 tahun tanpa harus menunggu sampai 5 tahun.

Selalu Sediakan Modal Cadangan

Usaha yang menjanjikan di masa depan adalah usaha yang selalu memiliki modal cadangan. Hal ini untuk pengamanan. Setiap usaha bila ingin bertahan lama memang harus membutuhkan modal cadngan. Sebagai contoh usaha tahu bulat yang sedang mengalami penurunan omzet gara-gara pasarnya sudah tidak berminat. Kalau masih mempertahankan mengolah tahu bulat, tentunya akan banyak jumlah produk yang tidak terjual. Otomatis harus mengalihfungsikan usaha dalam bisang gorengan tahu. Anda memiliki inisiatif untuk membuat tahu goreng isi dengan tetap menggunakan bahan dan bentuk tahu bulat. Karena membutuhkan bahan isi, tentunya harus menyediakan modal baru untuk membeli ini. Kalau memiliki modal cadangan, anda akan dengan mudah menggantikan produksi tahu.

Tentunya, kasus kegunaan modal cadangan memiliki banyak variasi, tidak melulu persoalan seperti kasus pengalihfungsikan produk. Yang jelas, bila usaha ingin dianggap menjanjikan di masa depan, harus memiliki modal cadangan.

Selalu Berpikir Ke Depan Dengan Segala Inovasi Bisnis

Cara ini dilakukan bila anda mengambil produk yang selalu mengahadapi perubahan seperti produk teknologi. Banyak usaha film foto yang gulung tikar setelah kemunculan kamera digital. Dengan kamera digital, mereka tidak membutuhkan alat khusus untuk pencetak, cukup mengandalkan print, yang bisa dicetak sendiri atau orang lain yang lebih profesional. Tentunya, cara lama sudah tidak dipakai. Karena ini, anda harus selalu berpikir bagaimana menghadapi perubahan produk, perubahan tingkah-laku konsumen. Mungkin saja, kalau para pemilik usaha film foto dan cetak foto berpikir invovasi usaha, mereka tidak mengalami gulung tikar usaha, hanya mengalami perubahan produk atau strategi.