Membangun Merek Dagang Agar Dikenal Di Hati Konsumen


Membangun merek dagang memang tidak sekedar pembuatan merek. Kalau sekedar membuat merek, banyak orang yang bisa. Tentunya, para pakar bsnis tidak perlu banyak pembahasan bila memang membangun merek dagang sekedar membuat merek. Di balik merek, tentunya membawa sebuah produk dan juga perusahaan. Apa yang terlintas dikepala anda bila mendengar kata Facebook? Maka kata Facebook inilah yang akan mewakili produk dan perusahaan. Inilah yang harus diperjuangkan yakni membangun merek dagang. Makanya, membangun merek dagang pun memiliki kesulitan bila berkaitan dengan membawa produk dan perusahaan.


Namun pertanyaannya, apakah merek dagang yang mewakili produk atau produk yang mewakili merek dagang? Kalau merek dagang mewakili produk, tentunya, penamaan merek dagang menyesuaikan dengan ciri khas atau misi produk. Sebagai contoh, Youtube adalah merek dagang yang mewakili produk karena asal kata Youtube berasal dari kata You Tube yang artinya vidio kamu. Youtube sendiri adalah sebagai media penampung vidio para youtuber. Bagaimana dengan produk yang mewakili merek? Maka pemahamannya adalah ciri khas produk tidak menjadi alasan untuk penamaan produk. Sebagai contoh, kata Facebook tidak mewakili media sosial yang mengunggulkan update konten tulisan. Nama Facebook kalau dipisah akan memiliki kata Face Book. Apakah Facebook adalah buku wajah? He he... Ini yang disebut produk yang mewakili merek.

Apapun itu, entah produk yang mewakili merek atau sebeliknya, tetap saja, anda harus berupaya membangun merek dagang. Membangun merek dagang tentunya membangun bisnis anda sendiri. Mereka yang sudah tahu Facebook, tentunya, ketika saling menyebut Facebook sudah tahu arah obrolannya. Pada akhirnya, membangun merek dagang membawa pada keuntungan bisnis. Tidak ada upaya membangun merek dagang dan lainnya kecuali semata-mata karena ingin meraih keuntungan bisnis.

Menciptakan Merek Yang Disarankan Pakar Bisnis

Di sini tidak sedang menjelaskan tata cara bagaimana menciptakan merek dagang. Di sini hanya menjelaskan betapa pentingnya menciptakan merek dagang yang memang sesuai saran para pakar bisnis. Anda bisa berkonsultasi langsung dengan pakarnya atau membaca panduannya. Pada intinya, peciptaan merek yang disarakan pakar ini untuk memudahkan konsumen mengenali bisnis anda atau menjadi daya tarik tersendiri. Banyak merek dagang yang memang sulit diucapkan orang Indonesia sekalipun bisnisnya bagus.

Peciptaan merek yang disarankan pakar inilah salah satu cara membangun merek dagang. Tentunya, anda harus memahami bahwa peciptaan merek Youtube dan Facebook yang terasa nyaman di dengar telinga, terasa mudah diucapkan mulut, dan terasa indah ketika melihat logonya, hasil dari perencanaan mendalam.

Mengikuti Pameran Bisnis Untuk Mereka Yang Punya Merek Dagang dan Produk Sendiri

Waktu itu, penulis mengobrol bersama teman yang sudah menjalankan tugasnya seputar pameran produk bisnis di kampusnya. Hasilnya, si temen mendapatkan hasil penjualan yang bagus dari kegiatan pameran produknya yang diselenggarakan di kampus. Ia merasa bisa menjalankan bisnisnya. Itulah manfaat dari pameran. Terutama,pameran untuk mereka yang memiliki produk sendiri dan merek dagang. Penulis memberikan pandangan pada si temen bahwa pameran sangat cocok untuk membangun brand, jika memang memiliki produk dan merek sendiri.

Ya, anda tidak salah langkah bila anda membangun brand lewat pameran-pameran, bazar atau nama lainnya yang memang disengajakan untuk memamerkan produk. Tentunya, catatan pentingnya adalah memiliki produk sendiri dan merek dagangnya.

Mengikuti beberapa pameran memang sudah dilakukan Sambal Bu Kaji.

Menciptakan Tagline Merek Yang Sesuai Citra Produk atau Bisnis Anda

Mungkin anda mengira bahwa meciptakan tagline tidak dianggap penting atau tidak dianggap sebagai upaya membangun merek dagang. Padahal, tagline sangat penting dibuat dalam menunjan merek dagang. Tagline yang justru membuat merek bisa dihidupkan citranya. Kalau anda minum Tolak Angin, anda akan ingat tagline “orang pintar minum tokal angin”. Artinya, produk tolak angin memang produk yang tepat untuk orang yang mau berpikir seputar produk. Dengan tagline inilah, mereka dagang bisa terbangun dengan sendirinya. Bayangkan bila Tolak angin tidak disertai tagline, maka merek dagangnya sulit terangkat. Rata-rata merek yang terkenal memiiki tagline yang menarik.

Rajin Mengupdate Konten Seputar Produk Dengan Stampel Merek Dagang

Biasanya, mereka yang memiliki produk akan membuat konten seputar produknya. Tentunya, konten ini tidak bertujuan untuk penjualan langsung. Konten yang dibuat sekedar memperkenalkan produk dalam segi informasi. Misal, anda memiliki porduk susu ketan. Nah, anda memperkenalkan manfaat meminum susu murni dan ketan. Anda pun membuat konten informatif lainnya seperti acara seminar bisnis susu ketan dan lainnya. Intinya, di sini tidak sedang membuat konten penjualan langsung melainkan sedang membangun brand produk atau bisnis. Maka, setiap pembuatan konten harus mencantumkan merek dagang dan logonya.

Membuat Logo Merek Dagang Yang Unik dan Menarik Sesuai Arahan Pakar Logo

Seperti halnya merek yang harus mengandalkan pakar merek, logo juga harus mengandalkan pakar logo merek. Hal ini bisa mengangkat brand bisnis atau produk anda. Biasanya, pakar logo akan membuat logo sesuai ciri khas produk atau bisnis anda.

Sekarang, banyak sekali jasa logo yang memang mengurusi logo perusahaan. Tentunya, anda jangan salah pilih jasa logo. Lebih baik, anda memilih jasa logo yang memang desainernya mematok harga legalitas logo. Biasanya, harga logonya juga mahal karena memang diberikan legalitas logo. Kalau logo anda hasil bajakan logo lain, justru ini bisa menghancurkan bisnis anda. Mungkin, anda akan menyalahkan jasa logo tetapi klaim anda akan ditolak karena tidak memiliki bukti atas pembajakan logo kecuali bisnis anda sendiri yang dituduh. Maka, anda harus menyerahkan pembuatan logo pada pakarnya dan juga menerapkan sistem legalitas atau setidaknya membuat klaim perjanjian klaim desain.

Iklankan Produk dan Bisnis Anda Dengan Konsep Branding

Merek bisnis belum tentu merek suatu produk-produk. Sebagai misal adalah merek Indofod. Ini adalah merek bisnis atau perusahaan. Begitu juga dengan Sido Muncul, ini juga merek perusahaan. Padahal, Indofod dan Sidomuncul menghadirkan banyak variasi produk dengan variasi merek-mereknya. Namun, ketika sedang membangun brand dalam beriklan, anda harus menghadirkan spesifikasi merek produk dengan didampingi merek perusahaan. Anda bisa melihat sendiri iklan-iklan porduk yang akan diakhiri dengan merek perusahaannya seperti menampilkan kata “Persembahan Sido Muncul” atau kata-kata lainnya. Inilah yang perlu anda perhatikan dalam membangun brand atau merek dagang, apakah berfokus pada merek produk atau merek yang melekat pada perusahaan sebelum melakukan periklanan.

Namun, periklanan yang berhasil membangun brand, menurut saya, adalah berfokus pada merek produk. Contoh iklan yang berhasil membangun merek produknya adalah iklan Tolak Angin. Padahal, Tolak Angin bukan nama atau merek perusahaannya. Tolak Angin adalah merek produk yang berhasil mengangkat mereknya sendiri, sekaligus merek perusahaannya. Dengan tagline, “Orang pintar minum tolak angin” di sepanjang iklannya, berhasil membangun merek dagangnya. Jadi, alangkah baiknya, bila berfokus pada iklan yang mengarah pada merek produk bukan merek perusahaan (disebut juga nama PT).

Nah, anda bisa melakukan upaya periklanan soft selling di sepanjang waktu guna tetap membangun merek dagang produk. Anda bisa melihat contoh iklan rokok yang tidak menjelaskan produk rokoknya tetapi mengerti kalau itu adalah iklan rokok. Ini salah satu contoh iklan soft salling yang bertujuan untuk mengingatkan.