3 Bisnis Affiliate Yang Perlu Anda Ketahui


Apakah anda mau menjalankan bisnis affiliate? Anda jangan salah sangka dengan bisnis affiliate ini. Apa salah sangkanya? Mungkin anda mengira bahwa bisnis affiliate adalah bisnis yang menjual produk orang lain. Memang, pikiran anda tidak salah bila mengartikan seperti itu. Tetapi, pikiran anda spesifik pada salah satu jenis bisnis affiliate. Padahal, bisnis affiliate tidak hanya persoalan penjualan produk milik lain. Anda bisa membuka program affiliate sendiri, baik kelas produk individu atau perusahaan program affiliate.

Image: digitalndigital.com

Bisnis affiliate adalah bisnis yang hadir setelah era online. Bisnis ini pada prinsipnya seperti pada umumnya bisnis yang mengandalkan kerjasama antara suplier dan pengecer. Perbedaanyna terletak pada sistem kerja saja. Bisnis affiliate mengharuskan menggunakan sistem pengkodean tertentu untuk melacak penjualan yang diperoleh. Jadi, bisnis affiliate memang hadir setelah muncul pengkodean kebutuhan pecatatan transaksi.

Bagaimana persamaan, perbedaan antara bisnis affiliate dan bisnis reseller? Keduanya berbeda terletak pada pembelanjaan barang. Bisnis affiliate tidak mengenal berbelanja produk. Inilah alasanya mengapa membutuhkan pencatatan transaksi yang berjalan otomatis secara online. Sedangkan bisnis reseller, para reseller akan berbelanja produk, baik di awal atau ketika terjadi pemesanan.

Lalu apa saja bisnis affiliate yang perlu anda ketahui?

Membangun Perusahaan Bisnis Affiliate Lokal Atau Global

Kalau dihubungkan dengan situs marketplace Tokopedia dan sejenisnya, perusahaan ini memang ada kemiripan. Bedanya, perusahaan bisnis affiliate menyediakan sistem penjualan produk fisik atau digital untuk para pemilik produk dengan kode affiliate agar para marketer bisa bekerjasama menjadi bagian dari misi perusahaan. Jadi, perusahaan melipatkan dua orang yakni: suplier dan juga marketer. Suplier seperti pada umumnya marketplace yang menyediakans stok produk. Sedangkan marketer, mereka yang membantu penjualan produk milik si suplier dengan pembagian komisi sekian persen.

Pembangunan perusahaan bisnis affiliate lokal atau global memang tidak mudah. Tidak hanya situs marketplace yang canggih saja, perusahaan pun harus memiliki surat legalitas yakni berbentuk PT. Hal ini untuk melindungi karya marketplace itu sendiri dari tangan jahil. Tentunya, ini memberikan kepercayaan tersendiri.

Bila anda sudah bisa membangun perusahaan, membangun perusahaan bisnis affiliate akan dianggap mudah. Mengapa? Hal tersulit dalam membangun bisnis affiliate adalah pembangunan perusahaannya. Bila sudah pernah membangun perusahaan, masalah ini bisa dapat terselesaikan.

Walaupun perusahaan marketplace menyediakan fasilitas penjualan produk, perusahaan tidak ikut campur dalam hal teknis yang berurusan dengan transaksi. Sama seperti perusahaan marketplace yang lain, perusahaan bisnis affiliate berfokus pelayanan marketplace dan sistem pembayaran. suplier lah yang memberikan seluk-beluk tentang produknya. Hal ini bisa dijabarkan detailnya di poin ke dua.

Membangun Program Affliate Pribadi

Mungkin anda seorang ahli kuliner yang memiliki karya buku dan vidio resep soal kuliner. Anda berkeinginan menjual karya anda lewat internet. Nah, langkah anda ini bisa mengandalkan program affiliate tetapi lebih ke pribadi alias menjual produk sendiri. Anda bisa mengandalkan jasa web profesional yang sudah terbiasa membuat situs untuk program affiliate.

Memang, modal pembuatan website yang harus anda keluarkan tidak bisa dikatakan sedikit. Anda menghabiskan uang sekitar minimal 1 juta hanya untuk membuat website membership. Ya, website ini bisa mahal dikarenakan ada sistem membership. Kalau modal minimal 1 juta, penjualan pun harus lebih banyak sampai menghasilkan minimal 2000.000. Di sini anda harus memikirkan seputar harga jasa website affiliate atau website membership yang dikeluarkan.

Walaupun mahal, website sistem membership adalah ciri khas dari program affiliate. Anda harus memilikinya bila mau membuka program bisnis affiliate. Di sini lah para affiliaters dan owner akan melihat transaksi penjualan, baik jumlah penjualan, total komisi bahkan nama penjual.

Cara mengelola bisnis affiliate agar para affiliaters bersemangat berjualan adalah:

1. Menghadirkan Produk Berkualitas Bagus

Kalau buku atau vidio seputar kuliner anda tidak berkualitas bagus, anda tidak perlu menjual dengan program bisnis affiliate. Anda akan menghargai berapa untuk produk yang kurang berkualitas? Inilah yang harus anda perhatikan. Anda tidak munkin menghargai di bawah 50.000 di saat anda memberikan 50% untuk para affiliate. Anda pun tidak mungkin menghargai produknya di atas 200.000. Inilah yang menjadi alasan mengapa produk harus berkualitas bagus.

2. Memberikan Persenan Sekitar Minimal 50%

Pertama, produk anda harus berkualitas. Kedua, karena produk anda berkualitas, anda menghargainya di atas 100.000/200.000. Terpenting, ketika anda membagi sekitar minimal 50%, para affiliaters mendapat pendapatan alias komisi yang besar per penjualan. Anda bisa memperkirakan berapa harga dan persen bila menghasilkan komisi 50.000 untuk para affiliate.

3. Menyiapkan Affiliate Tool

Anda bisa mempersiapkan ini dengan baik. Kebutuhan affiliate tool ada pada banner dengan link affiliate-nya. Setelah banner, anda bisa menyiapkan seperangkat panduan marketing agar mereka jauh lebih mengerti penjualan produk affiliate secara online.

Peluang Bisnis Affiliate Memanfaatkan Program Affiliate

Bila anda mau mengikuti program bisnis affiliate, anda bisa memperhatikan di poin kedua. Itu gambaran besar bagaimana mengikuti program bisnis affiliate. Seorang yang mengikuti program bisnis affiliate, baik jalur pribadi atau perusahaan, ini disebut dengan affiliater atau affiliate marketer. Ya, bisnis affiliate adalah bisnis yang mengunggulkan aktifitas marketing para member.

Bila mau sukses menjalankan bisnis affiliate, anda harus menekankan terlebih dahulu bahwa owner produk adalh pesaing. Ya, hal ini dianggap pesaing dikarenakan link affiliate memiliki batas waktu pencatatan. Ini saja dulu yang penting diingat. Langkah berikutnya adalah membangun sarana marketing, penjualan.

1. Membuat Situs Penjualan

Anda harus menggunakan media penjualan bila sudah memilih menjadi affiliate marketer alias orang yang memanfaatkan peluang bisnis affiliate. Membuat situs penjualan tidak meti menggunakan blog. anda bisa menggunakan landing pages atau minisite. Dengan menggunakan ini, pengunjung akan berdatangan lewat pencarian Google. Hal ini yang menyebabkan terjadinya penualan.

Di dalam situs penjualan, anda harus membuat kalimat review yang berisi bagaimana pengalaman anda merasakan produk sampai membuahkan keberhasilan. Untuk tahap awal, memang sulit. Tetapi bila sudah membuahkan kesuksesan, agar penghasilan lebih besar, anda harus merasakan produknya. Dari pengalaman merasakannya,anda bisa berbagi.

2. Menjaring Prospek Lewat Autoresponder

Pembahasan ini solusi bagi mereka yang tidak mau membuat blog. Anda bisa memanfaatkan autorespoder guna membangun pembaca email. Memang, ini kurang diminati. Mengapa? Banyak orang yang tidak melihat emailnya. Apalagi, mereka memiliki media lain dalam berkomunikasi. Untuk kalangan karyawan, dosen, guru email bisa dibutuhkan karena untuk mengurusi administrasi bisa menggunakan email.

Dari kedua media marketing atau penjualan, penulis lebih menyarankan untuk membangun situs tetapi lebih ke updating informasi. Artinya, halaman homepage menampilkan penjualan produk tetapi berisi update di halama lain. Dengan langkah seperti ini, anda bisa disertai membangun bisnis Google Adsense dalam menjalankan bisnis affiliate. Hal ini bisa dilakukan bila kunjungan minimal mencapai 10.000/buan. Total kunjungan seperti ini mampu meraup keutungan 200.0000 bila nilai klik kata kunci besar.

Baca: Usaha Yang Menjanjikan