Tips Mencari Peluang Usaha Baru Yang Belum Banyak Pesaing


Pada dasarnya, banyak sekali peluang usaha yang bisa dimanfaatkan untuk usaha, baik peluang usaha baru atau peluang usaha lama. Pada intinya, anda tinggal mengambil mana peluang usaha yang layak untuk anda. Seperti anda melihat para tukang bakso. Pada awalnya mereka tidak berjualan bakso. Tetapi, karena mereka bisa mengambil jenis peluang usaha, dalam hal ini bakso, mereka pada akhirnya memiliki usaha bakso yang sukses. Jadi, anda tidak perlu menacri peluang usaha baru. Anda hanya menjalani peluang usaha lama dengan gaya penjualan yang bisa jadi berbeda.


Atau, anda mungkin memaksa diri untuk mencari peluang usaha baru, mencari sesuatu yang bisa dianggap berbeda diantara peluang usaha yang sudah anda. Hal ini dianggap baik, apalagi bila ingin melindungi produknya dengan paten. Tetapi, sebelum anda mencari peluang usaha baru, anda harus mengerti terlebih dahulu bahwa arti baru tidak mesti 100%. Peluang usaha baru tidak bisa benar-benar baru. Di sini, ada penambahan, ada pengurangan, ada penghilangan bagian inti dan sebagainya untuk kepentingan memberikan kesan baru pada peluang usaha. Bila cara mencari peluang usaha baru seperti ini, anda sendiri yang melakukan kreasi peluang usaha. Cara seperti ini jauh lebih sulit dalam menemukan peluang usaha baru. Biasanya, teknik mengekor usaha yang bisa anda lakukan.

Pemahaman Mengenai Peluang Usaha Baru Yang Belum Banyak Pesaing

Peluang usaha baru apa yang belum ada pesaing? Apakah bakso, nasi goreng, mi ayam, pecel sayur atau bagaimana? Kalau melihat usaha bisnis kuliner seperti ini, peluang usaha sudah tidak dianggap baru lagi. Pertanyaannya, apakah harus mencari yang selain itu padahal anda berkeinginan berfokus pada itu dengan variasi yang baru? Maka, peluang usaha baru tidak hanya berfokus pada jenis kuliner baru, tetapi juga pada kreatifias terbaru atas produk. Memberikan pemahaman ini agar anda tidak beku dalam memahami istilah “peluang usaha baru”. Definisi baru belum tentu sepenuhnya baru bila memasuki era persaingan bebas. Pasti ada kesamaan walaupun perbedaan menjadikan ciri tersendiri.

Misal, disini anda ingin berjualan bakso. Jelas, usaha bakso bukan peluang usaha baru. Tetapi, anda berkeinginan mencari peluang usaha baru dengan mengandalkan kuliner bakso. Maka dari itu, anda bisa berkreasi resep menghadirkan jenis olahan kuliner bakso yang berbeda. Apakah anda tahu bakso beranak? Sejak kapan ada bakso beranak? Bakso beranak hadir sebagai salah satu jenis peluang usaha baru ketika para kreatif memikirkan ide baru seputar bakso. Secara jenis produk bakso, peluang usaha ini bukan dianggap baru. Tetapi dalam konsep olahan bakso, bakso beranak dianggap baru.

Bila anda mengkreasikan kuliner dengan kreasi terbaru, sekalipun dari jenis kuliner lama, ini dianggap bisa sebagai peluang usaha baru.

Bila seperti itu, apakah ada pesaing? Tetap ada. Tetapi, pesaing atas nilai unik, misal bakso beranak, bisa dianggap masih sedikit atau bahkan tidak ada. Apakah sejak kemunculan bakso beranak sudah memiliki pesaing bakso jenis ini? Tentu tidak. Jadi, peluang usaha baru jenis ini bisa jadi belum banyak bahkan tidak ada pesaing.

Jalur-Jalur Mencari Peluang Usaha Baru

Lalu bagaimana cara mencari peluang usaha baru yang lebih detail lagi? Kali ini penulis ingin mencontohkan peluang usaha baru yang berfokus pada kuliner, makanan dan minuman. Anda bisa melihat pembahasanya di bawah.

1. Membaca Banyak Buku Bisnis

Sebenarnya, langkah membaca banyak buku bisnis bukan dalam tema mencari peluang usaha baru. Ini lebih kepada bagaimana cara ide peluang usaha baru layak diambil atau tidak. Bila anda tidak paham persoalan bisnis, anda akan menyurun ide peluang usaha baru dengan asal-asalan, tidak menarget jangka panjang. Maka dari itu, anda bisa membaca banyak buku seputar bisnis agar konsep ide peluang usaha baru bisa menjanjikan keuntungan jangka panjang.

Dalam hal ini, sebenarnya anda tidak hanya berfokus membaca buku. Anda bisa mendengarkan audio, vidio. Anda juga bisa mengunjungi tempat pelatihan bisnis seperti workshop. Bisa juga mengikuti seminar bisnis. Pada intinya, anda harus mempelajari persoalan bisnis dari beberapa media yang memang dibutuhkan.

2. Sering Berkunjung Ke Tempat Usaha Kuliner

Ada keuntungan tersendiri bila anda menjadi pecinta kuliner. Anda akan menemukan bebagai konsep usaha yang berbeda-beda. Hal ini bisa anda manfaatkan untuk mengambil peluang usaha baru dari hal yang pernah diliat. Mungkin waktu mengunjungi kuliner, anda disuguhi aneka makanan gorengan pisang. Kebetulan, anak anda menyukai naget ayam. Nah, dari sini anda bisa memunculkan ide untuk membuat naget dari bahan pisang. Hasilnya, anda menciptakan peluang usaha baru yang belum ada sebelumnya.

Teknik merubah bahan utama naget adalah teknik penghilangan bahan inti, diganti dengan bahan inti lainnya.

3. Mencoba Mengikuti Pelatihan Memasak

Nah, anda bisa menghasilkan peluang usaha baru denga mengikuti pelatihan memasak. Dengan mengikuti pelatihan memasak, anda bisa memahami seluk-beluknya. Apa yang harus anda lakukan dalam pelatihan memasak bila ingin mendapatkan peluang usaha baru? Anda bisa meniru program pelatihan memasaknya dengan sedikit perubahan konsep pelatihan. Anda harus membendakan diri dalam hal menu yang menjadi bahan pelatihihan. Bila sebelumnya, tempat pelatihan memasak hanya mengajari makanan tradisional. Di tempat pelatihan yang anda buat, anda bisa mengajari mereka kuliner tradisional dan modern hasil kolaboratif dengan sampel kuliner-kuliner tertentu.

Teknik cara mencari peluang usaha baru di atas adalah teknik menambahkan sesuatu.

4. Jajan Aneka Makanan Pabrik

Kuliner tidak hanya tersedia di rumah makan atau warung. Kuliner juga tersedia di pabrik-baprik dengan ciri khas kemasannya yang menjaga isi. Apakah anda mengenai makanan yang dikeringkan seperti mi rebus, mi goreng dan yang lainnya? Banyak juga kuliner yang dibungkus dalam kaleng seperti ikan-ikanan. Banyak juga kuliner yang dibungkus plastik laposan tebal seperti rendang dan sejenisnya. Artinya, banyak sekali makanan berjenis kuliner yang diolah pabrik.

Anda bisa memanfaatkan olahan kuliner pabrok untuk mencari ide peluang usaha. Bisa saja anda menggunakan teknik penghilangan bahan inti, pengurangan bahan produk, penambahan bahan produ atau kolaborasi produk.

5. Ulet Dalam Mengelola Kuliner

Bagi hobi memasak, upaya mencari peluang usaha baru bisa didapatkan dengan mudah. Orang yang sudah terbiasa memasak biasanya mudah memunculkan ide masakan terbaru. Hal inilah yang melahirkan ide “pisang naget”. Sejak kapan ada pisang naget? Sejak ide kreatif ahli kuliner memunculkan ide naget dari bahan pisang, yang sebelumnya dari bahan daging ayam.

6. Mengadakan Sayembara Peluang Usaha Terbaru

Untuk apa anda berpikir lelah hanya memikirkan satu peluang usaha baru? Anda bisa memanfaatkan banyak pikiran orang. Dengan mengandakan sayembara, anda bisa mendapatkan ide peluang usaha baru yang mungkit terbaru. Memang, anda tidak bisa menebak bahwa ide peluang usaha baru dari mereka benar-benar baru. Tetapi, hal ini tidak penting. Terpenting, ada banyak orang yang mengikuti sayembara. Dari kebanyakan peluang usaha baru, anda bisa menyaring lagi sesuai hasil pemikiran anda. Anda tetap memberikan hadiah bagi mereka yang bagus menyusun konsep ide peluang usaha baru mereka.

Cara Memanfaatkan Peluang Usaha Baru Agar Sukses

Banyak yang sudah menemukan peluang usaha baru setelah mencari kemana-mana, entah apa alasannya, tetapi hanya sebagian kecil dari mereka yang berhasil mewujudkan bisnis. Padahal, peluang usaha baru atau lama, inti penting dari itu adalah upaya mewujudkan.

Mencari peluang usaha baru masih dianggap mudah sampai sekarang ini, apalagi di era online yang sudah betebaran informasi. Tinggal anda mau menyiapkan atau tidak untuk sukses terbangun.

Berikut cara memanfaatkan peluang usaha baru agar sukses

1. Wujudkan Segera

Bila sudah menemukan ide peluang usaha baru hasil mencari peluang usaha di berbagai tempat, anda harus menyegerakan mewujudukan. Bila ide anda unik, anda bisa melindungi ide anda di badan hukum. Pada intinya, sebelum orang tahu atas ide usaha baru anda, anda harus mewujudkan terlebih dahulu. Anda jangan mengumbar ide peluang usaha baru anda pada orang lain sekalipun teman anda. Mereka bisa mengetahui ide peluang usaha baru ketika sudah terwujud. Mengapa harus demikian? Usaha perdana jauh lebih unggul dari usaha mengikuti kemudian dari bisnis sebelumnya.

Di sini, anda tidak perlu menunggu sempurna. Terpenting, produk awal lauhing bisa diterima pasar. Bagaimana cara agar produk bisa diterima pasar? Anda seharusnya sudah memahami. Salah satunya yang bisa diterima pasar adalah rasa kuliner dan pengemasannya. Ini menjadi caatan penting. Untuk masalah, kreasi kuliner, sepertinya anda harus menunda dahulu. Ketika usaha kuliner perdana anda

2. Lindungi Ide Unik Terbaru

Barangkali anda mau langsung membuka usaha baru dengan sistem waralaba. Pada intinya, anda mau usaha baru anda dalam bentuk PT sehingga memiliki surat legalitas. Bila berbentuk PT, ini menjadi tantangan tersendiri dalam pengamanan perusahaan khususnya produk dari pembajakan. Maka dari itu, ide peluang usaha baru harus dilindungi dengan hukum atau biasa disebut paten, hak cipta.

3. Perkenalkan Dengan Teknik Funneling

Usaha baru akan berpotensi laku bila ramai. Jadi, fokus pertama, anda harus meramaikan usaha beru yang baru saja didirikan. Bagaimana cara meramaikan usaha baru? Cara yang paling efektif adalah memberikan produk berdiskon atau gratis produk. Mereka yang berkunjung akan mendapatkan produk gratis. Tentunya, anda memberikan syarat terlebih dahulu seperti men-share di media sosial (yang memiliki jumlah follower atau teman dengan jumlah tertentu) seputar aktifitas mereka memakan produk gratis dari usaha baru anda. Mereka juga harus mem-follow akun medsos anda jika anda. Teknik ini bisa mempopulerkan usaha baru anda dalam waktu cepat. Tentunya, anda bisa memberikan stok terbatas.

Setelah itu, apa yang harus anda lakukan dengan teknik funneling? Tentunya, anda bila berkerasi sampai pada titik mereka menjadi pelanggan anda. Mungkin anda memberikan diskon khusus untuk pelanggan yang setiap hari mampir ke usaha kuliner anda. Intinya, teknik funneling memberikan penyaringan dari kalangan umum sampai dengan pelanggan royal.

4. Membuat Aturan Dalam Penjualan

Aturan perusahaan atau biasa disebut SOP harus dirancang dengan baik seiring pengembangan suatu usaha kuliner. Semakin besar usaha kuliner, SOP harus semakin komplek. Hal ini untuk kelangsungan usaha kuliner. Tanpa SOP, karyawan akan bekerja seenaknya. Tentu, karyawan tidak mentaati aturan bisa menghancurkan usaha kuliner itu sendiri.

5. Bangun Media Marketing Online

Media marketing online bila produk kuliner anda bisa dijual lintas kota. Bila usaha kuliner baru anda tidak seperti ini, media marketing online tidak diperlukan. Mengapa? Mereka yang mengunjungi situs anda memang berkeinginan membeli secara online. Tetapi, bila target penjualan anda hanya sesama kota, anda bisa mengandalkan media marketing online. Hal ini pernah dialami sambal pecel yang dikelola Sambal Bu Kaji. Waktu kemasan sambal dari Sambal Bu Kaji belum layak untk dijual lintas kota, pengelola bekerjasama dengan penulis untuk dibuatkan media penjualan secara online.

6. Siapkan Rencana Kreasi Produk Terbaru

Usaha kuliner cenderung bisa dikelola dengan berbagai kreasi, variasi produk. Mungkin pada awalnya, anda hanya menghadirkan kuliner sambal pecel yang sudah pernah dikelola Sambal Bu Kaji. Tetapi, Sambal Bu kaji menghadirkan berbagai variasi usaha kuliner seperti pecel sayur, usaha nasi tumpeng gudangan dan lainnya. Ini membuktikan bahwa ada beberapa kreasi, variasi produk yang bisa diciptakan. Asalnya, anda memahami bentul di awal membangun bahwa kuliner jenis yang anda pilih bisa divariasikan dengan beberapa produk.

Masih banyak sebenarnya cara memanfaatkan peluang usaha baru. Namun pada intinya adalah, peluang usaha baru anda bisa terbangun dan membuahkan hasil mulai dari kecil sampai membesar. Inilah sebuah peluang usaha baru yang produktif.

7. Jangan Takut Untuk Bekerjasama

Pada intinya, anda tidak perlu takut untuk melakukan kerjasama. Entah nanti berhasil atau tidak bekerjasama, anda sudah ada kemauan untuk bekerjasama. Hal ini pernah dialami Sambal Bu Kaji dalam bekerjasama dengan pihak yang ada di supermarket. Pengelola Sambal Bu Kaji memang sudah siap, mau bekerjasama dengan pihak manapun selagi membawa keuntungan. Namun, dalam proses obrolan mengenai syarat kerjasama, pengelola Sambal Bu Kaji tidak menyetujui tawaran pihak supermarket.

Lahirkan Peluang Usaha Baru Dari Peluang Usaha Yang Terbangun

Prisipnya: memenuhi kebutuhan pasar yang sudah jenuh. Bisnis produk apapun, biasanya ada masa jenuh walaupun tidak untuk semua produk. Masa jenuh pun tidak sampai menghentikan berlangganan produk. Katakanlah, Sambal Bu Kaji berfokus pada sambal pecel semata dalam usahanya. Lalu Sambal Bu Kaji berfokus berjualan pada komplek A. Awal peluncuran, banyak konsumen komplek A yang berlangganan dalam jangka waktutertentu. Pada saatnya nanti, pelanggan mulai jenuh dengan produk sambal yang dikelola. Bukan jenuh dalam arti tidak berlangganan kembali tetapi mereka berhenti untuk sementara. Nah, bila sudah seperti itu, anda harus mengatasi agar mereka tetap berlangganan setiap waktunya yakni dengan memenuhi kebutuhan pasar yang sudah jenuh. Salah satu cara adalah melahirkan peluang usaha baru.

Sambal Bu Kaji berfokus pada penjualan sambal pecel pada awalnya. Namun, Sambal Bu Kaji pun tidak mau ketinggalan peluang bisnis yang populer di daerah Jawa yaitu dengan menghadirkan warung pecel. peluang usaha baru ini sebagai solusi bagi mereka yang malas membuat pecel sendiri. Pelanggan Sambal Bu Kaji yang sedang malas membeli sambal bisa berali ke membeli produk yang sudah jadi yakni pecel. Pembelian pun bisa dilakukan secara online dengan bantuan jasa kurir online.

Baca: Bisnis Rumahan Modal kecil Untung Besar

Anda bisa meniru langkah Sambal Bu Kaji yang mampu menghadirkan peluang usaha baru berdasarkan peluang usaha yang sudah berdiri sukses.