Usaha Pecel Sayur Tanpa Resiko Basi


Pembahasan usaha pecel sayur kali ini mendasarkan pada kasus penjual pecel di salah satu daerah. Pada awalnya, penjual ini laku keras penjualan pecelnya. Lambat laun, penjual pecel ini memiliki penurunan penjualan pecel. Usut punya usut, ternyata ada masalah dalam pengelolaan sambalnya. Sambal yang ditaburkan ke dalam sayuran sudah agak basi. Inilah yang menjadi resiko para pelaku usaha pecel sayur. Bahkan, bahkan kebasian tidak hanya terjadi pada sambal. Kondisi sayur yang sudah seharian, sudah dingin, pasti memiliki efek rasa yang kurang enak yang berbeda ketika masih hangat. Inilah yang akan dibahas untuk sekedar memberi solusi agar usaha pecel sayur tanpa memiliki resiko basi.


Pembahasan mengenai usaha pecel sayur yang tidak mengalami kebasian sebenarnya sudah dibahas. Tetapi, pembahasan di sini lebih kepada pengembangan bagaimana usaha pecel sayur yang bisa meminimalkan resiko basi. Hal ini menjadi penting mengingat suguhan sayur yang terpajang di tempat dalam kondisi rebus tanpa pemasakan dengan bumbu-bumbu. Intinya, demi memuaskan pelanggan, harus memperhatikan cara mengelola pecel sayur agar usahanya sukses.

Lindungi Sayuran Rebusan Agar Pecel Sayur Tetap Segar

Biasanya, etalase atau tempat penyimpanan produk, dalam hal ini sayuran, ada di bagian depan. Tragisnya, posisi ini sering ke sorot sinar matahari. Kodisi seperti ini cukup bisa merusak sayuran yang sudah direbus. Kalau mendefinisikan basi sebagai rusaknya sayuran, bisa jadi sayuran yang sudah agak kerig tersorot sinar matahari dianggap sebagai sayuran basi. Memaneg, etalasi biasanya diberi lapisan kaca, biasanya kain. Tetapi, kondisi gerah seperti ini bisa menyebabkan sayuran bisa terlihat kurang menarik. Solusi yang harus dilakukan adalah, pengurusan pecel seharusnya ada di bagian dalam.

Lalu untuk kepentingan apa di bagian depan? Anda bisa memasang gerobak untuk minuman, seperti jus atau lainnya. Pada intinya, anda bisa mengupayakan yang lain.

Gunakan Sendok, Bukan Tangan Dalam Mengambil Sayuran

Di samping jijik, mengambil sayuran rebus menggunakan tangan bisa jadi mempercepat kebasian. Maka dari itu, anda bisa memakai cedok khusus yang biasa digunakan para penjual pecel sayur. Memang tidak bisa menggunakan sembarang cedok, seperti sendok. Anda bisa menggunakan cedok yang biasanya menggunakan teknik menjepit. Di samping bisa mengukur porsi sayur, cedok jepit biasanya bisa dengan modah mengambil sayuran dengan melakukan penjepitan.

Memang, di kampung, usaha sambal pecel kelas warung kecil rumahan tidak menggunakan sendok atau alat lainnya. Tetapi, penjualan tetap saja laku. Namun, hal ini tidak bisa ditiru untuk usaha pecel sayur kelas memengah.

Jangan Ada Maksud Membuat Sambal Pecel Sayur Sekaligus

Mungkin, anda berkeinginan meringkaskan pekerjaan pembuatan sambal dengan membuat sambal sekaligus untuk beberapa hari, sampai 1 minggu. Hal ini tidak salah sebenarnya. Masalahnya, bagaimana daya taha sambal selama satu minggu? Ini yang menjadi perhatian. Bila memang sanggup bertahan lama, silahkan saja. Tetapi, kebasian bisa saja bertahan. Namun, apakah rasa dan aroma tidak berubah? Kalau ada perubahan, berkurang sedapnya, ini identik basi yang bisa mengurangi kenikmatan. Bila usaha pecel sayur anda berkeinginan seperti pedagang di atas, silahkan saja, dengan resiko berkurang pelanggannya.

Langkah praktis adalah membeli paket sambal dari Sambal Bu Kaji untuk stok sambal agar tidak lelah mengolah sambal setiap saat. Tentunya, Sambal Bu Kaji sudah dipercaya bisa mengolah sambal yang tahan terhadap basi, dalam arti tahan lama dengan kondisi rasa yang seimbang. Hal ini pernah diuji-cobakan oleh pakar kuliner, Diah Didi mengenai kesetabilan rasanya. Menurut Diah Didi, sambal pecel Bu Kaji selama diuji beberapa kali, tentunya beberapa hari, kondisi rasanya stabil.

Pemasakan Sayur Pecel Yang Berangsur

Inti penting yang perlu diperhatikan adalah, pemasakan sayur tidak membutuhkan waktu lama. Jadi, pilihan yang tepat bila anda menggunakan sistem pemasakan berangsur untuk kebutuhan stok pada usaha pecel sayur. Mungin anda berkeinginan bahwa etalase berada di depan yang terkena sengatan sinar matahari. Bila seperti ini, pemasakan berangsur menjadi solusi. Anda cukup memasak sayur kebutuhan pecel yang bisa dibuat 10 porsi. Intinya, ada bisa memasak sayur kebutuhan pecel yang bisa habis sebelum 3 jam. Persoalan jam setelah pemasakan memang bergantung pilihan. Tetapi, masakan sayur yang masih agak hangat memang memiliki kenikmatan yang lebih unggul daripada yang sudah terasa dingin.

Perhatikan Cara Memasak Sayur Yang Benar

Sayur pece yang mudah basi juga bisa dipengaruhi dengan cara memasak. sebagai contoh memasak sayur kangkung yang terlalu matang sampai lembek. Bagaimana tidak cepat basi kalau sayuran lembek? Maka dari itu, anda harus bisa mengatur cara memasak sayur pecel agar terhindari dari basi yang cepat. Bagi sayuran yang bisa dimakan mentah, pemasakan akan berbeda dari memasak sayur yang harus mengalami pemasakan. Tetapi, faktor ketebalan sayuran mempengaruhi tingkat pemasakan. Pada intinya, memasak sayur untuk pecel harus seimbang, tidak terlalu matang dan tidak setengah mentah.

Alangkah Baiknya Usaha Pecel Sayur Meniru Rujak Dadakan

Di kawasan dekat sekolah SMA, ada pedagang rujak dadakan. Istilah rujak memang membingungkan bila disandingkan dengan pecen. Maka dari itu, penulis menganggap hal ini sama. Namun untuk mengambil contoh kasus, penulis masih mengambil istilah rujak dadakan. Di kawasan itu ada pedagang rujak dadakan, dalam arti, mendadak dimasak. Memang sambal yang dibawa sudah diolah, tidak seperti rujak lainnya yang mengalami pengulekan. Rujak dadakan atau bisa disebut pecel ini mengandalkan sayur kangkung mentah di setiap ada pemesanan. Kangkung terlebih dahulu dimasak sampai matang, kemudian ditaruh dalam kertas makanan untuk dicampurkan sambal.

Apa artinya pembahasan di atas? Artinya adalah, usaha pecel sayur bisa meniru usaha rujak dadakan dalam penglolaan sayur untuk pecel. Nantinya, muncul istilah pecel dadakan, yang artinya sayur-sayuran mendadak dimasak ketika ada pemesanan. Cara seperti ini sangat efektif menghindar dari resiko kebasian.

Segera Laku Usaha Pecel Sayur

Paling aman dan untung usaha pecel sayur tanpa resiko basi adalah mempecepat dalam menghabiskan pecel sayur. Tidak ada yang salah bukan cara mengatasi resiko basi atas usaha pecel sayur? Tentu tidak. Siapa sih yang tidak ingin usaha pecel sayur bisa laku? Sekalipun anda memberikan bahan pengawet atas pecel sayur anda, tetap saja mempercepat laku atas pecel sayur memang harus dilakukan. Kalau laku cepat, ini pertanda juga bahwa usaha pecel sayur anda memiliki banyak pelanggan yang selalu menanti olahan pecel anda.

Masalahnya, bagaimana sih cara mempercepat laku atas usaha pecel sayur? Langkah yang biasa dilakukan para pebisnis adalah melakukan penjualan borongan dengan harga spesial. Ini memang beresiko mengurangi keuntungan. Percuma saja melakukan teknik penjualan borongan bila memang tidak mempertambah jumlah penjualan. Anda bisa melakukan teknik penjualan borongan sebagai uji-coba, apakah menambah jumlah pelanggan atau tidak. Ciri-ciri terjadi penambahan pelanggan adalah porsi jualan pecel sayurnya yang bertambah.