Cara Memulai Bisnis Bagi Pemula Yang Belum Ahli Kuliner


Bagaimana cara memulai bisnis bagi pemula yang memang belum ahli kuliner? Kali ini, penulis ingin menjelaskan bagaimana yang harus dilakukan dalam cara memuai bisnis bagi pemula yang memang belum ahli kuliner. Sebenarnya, ini langkah yang sulit bila memang langsung memulai membuka bisnis. Si pemula mau memulai bisnis apa dalam kondisi belum mengetahui dunia kuliner? Apakah akan menjadi ahli kuliner terlebih dahulu atau mengandalkan seorang ahli kuliner? Tentunya, bagi pemula yang tidak memiliki skill kuliner akan merasa kesulitan memulai bisnis. Apalagi, mereka tidak memilik modal, ini lebih menyulitkan lagi.


Lalu bagaimana cara memulai bisnis bagi pemula bila tidak memiliki pengalaman dan keahlian kuliner plus tidak memiliki modal? Si pemula hanya memiliki keinginan yang besar membangun bisnis kuliner walaupun belum tahu cara memulai bisnis yang diinginkannya. Beginilah yang seharusnya dilakukan pemula dalam cara memulai bisnis bagi pemula.

1. Rajin Menikmati Kuliner Untuk Memahami Konsep Bisnis

Pada awalnya, memperlukan pembelajaran. Pembelajaran yang terbaik adalah mengunjungi berbagai makanan atau kuliner untuk mencari inspirasi bisnis. Kalau anda terjun dalam dunia kuliner, ini terlalu lama. Seorang Kaesang Pangarep tidak sampai terjun belajar bikin naget pisang seenak ini tetapi bisnis naget pisangnya laris-manis. Hal ini karena bekerjasama dengan ahli memasak, mungkin diberi saham dalam jumlah tertentu. Jadi, persiapan atau cara memulai bisnis anda cukup mengunjungi berbagai tempat makanan, kuliner untuk mempelajari bagaimana konsep bisnisnya.

Mengapa berawal dari memahami konsep bisnis? Sebagian besar pebisnis berhasil membangun bisnis berawal dari konsep yang dibuatnya. Kebetulan, konsep yang dibangunnya, yang dibuatnya memang benar sehingga membuahkan kesuksesan. Makanya, konsep bisnis biasnaya tidak dibeberkan ke orang lain sebelum pengamanan dengan hukum bila mau membangun bisnsis kelas besar.

2. Belajar Bisnis Pada Umumnya

Bagaimana sih pemahaman belajar bisnis? Pemahaman belajar bisnis yang dimaksud tentunya praktek. Anda harus bisa praktek sebisanya pada intinya. Praktek sebagai upaya belajar bisnis tidak langsung praktek dalam hal membangun bisnis. Sebagai misal, anda membutuhkan tim bisnis. Sebagai contoh, anda berkeinginan membuka naget pisang. Maka dari sini, anda belajar bagaimana mencari stok pisang gepok yang bagus dan murah. Kalau anda praktek, anda bisa mengalami kesulitan dikarenakan proses mencarinya yang memang sulit. Apakah anda akan diam saja tidak mencari stok pisah gepok? Tentu tidak. Inilah salah satu bentuk cara belajar praktek memulai bisnis. Selebihnya, anda bisa pelajari step by step, mulai dari resep, pengemasan produk, marketing produk, operasional dan sebagainya.

Tentunya, anda harus banyak belajar secara teori seputar bisnis dan marketing agar praktek anda terarah. Ini banyak yang diabaikan para pemula yang akhirnya mereka banyak praktek yang tidak terarah. Bukan berarti mereka salah, tetapi mereka melakukan banyak hal karena ketidaktahuannya. Andai mereka mengetahui terlebih dahulu, mereka tidak melakukan banyak kesalahan. Simpel kan? Belajar teori bukan berarti hanya teori belaka. Banyak orang yang bilang, “bisnis ya prakek langsung”. Betul, tetapi bagaimana belajar manajemen produk, manajemen marketing, manajemen operasional? Bagaimana juga memilih karyawan? Setidaknya, si pemula membutuhkan ini.

3. Mencari Toko Makanan Untuk Dimarketingkan

Dalam hal ini, modal yang digunakan adalah keberanian. Silahkan anda mencari di Google dengan kata kunci “Reseller Makanan + Kota”. Cara ini untuk melanjutkan langkah bisnis secara online. Mengapa harus cara memulai bisnis harus secara online? Bila tidak secara online, apakah anda mau membuang uang sia-sia untuk membayar ruko atau kios? Tetapi, bila anda memulainya secara online, langkah yang harus dilakukan adalah membangun sarana marketing. Membangun sarana marketing inilah yang bisa digunakan untuk beberapa bisnis khususnya bisnis adsense dan jasa iklan. Kalaupun anda gagal berjualan makanan, anda berhasil di bisnis yang lain.

Media atau marketing yang seperti apa yang harus dibangun sebagai cara memulai bisnis secara online? Anda bisa membangun blog. Blog sudah terbukti ampuh dalam menghasilkan pengunjung otomatis ke bisnis sehingga tidak membutuhkan biaya marketing lagi.

Alangah baiknya, sebelum membuka blog, anda sudah menemukan beberapa jenis bisnis dans pemenuhan produknya.

4. Bekerja Di Salah Satu Bisnis Makanan Yang Bisa Menjual Onine

Mungkin si pemula mendapat keberuntungan bekerja di salah satu bisnis makanna. Bila ini yang pemula alami, ini bisa sebagai cara memulai bisnis bagi pemula. Bagaimana caranya? Anda bisa dengan mudah mempelajari bagaimana bisnis ini bekerja, seperti bagaimana pemenuhan stok produk, bagaimana tingkat penjualan, bagaimana aturannya. Intinya, ini cara efekif belajar. Pembahasan ini masih berkaitan dengan di atas, hanya saja bagian ini khusus bagi mereka yang memang dinasibkan bekerja. Tujuan bekerja agar menjadi cara belajar memulai bisnis.

5. Mengumpulkan Modal Bisnis

Jangan meremehkan aktifitas mengumpulkan modal. Anda harus disiplin mengumpulkan modal. Memang, anda bisa mendapatkan modal dari beberapa tempat. Tetapi, memiliki modal sendiri jauh lebih dianjurkan guna mengantisipasi kesulitan mendapatkan modal bisnis atau resiko bisnis ke depan.

6. Mencoba Waralaba Harga Murah

Sekarang ini, banyak waralaba berharga murah, sekitar 2-5 juta. Anda bisa mencoba ini. Tentunya, modal ini untuk pembelian hak usaha. Anda belum masuk pada permodalan operasional. Tetapi, bila anda menemukan waralaba yang cocok dalam penjualan makanan sesuai selera anda, anda bisa memulai. Terpenting, anda yang harus mengurusnya sendiir. Cara memulai bisnis yang baik adalah mencoba untuk menjadi pedagang, penjual. Dari sini, anda mengetahui bagaimana menjalankan operasional bisnis. Suatu saat, anda bisa memahami bagaimana mempekerjakan orang lain. Tetapi, waralaba kecil memang seharusnya dijalankan oleh diri sendiri.

Cara memilih waralaba untuk yang tidak mau coba-coba membuang uang:
  • Pastikan memilih waralaba yang produknya sudah dikenal, misal naget
  • Pastikan produknya memang produk yang laku dipasaran.
  • Bahan baku pembuatan produknya mudah didapatkan, baik dari suplier atau pedagang lainnya
  • Panduan pengelolaan produknya jelas sampai ke tangan konsumen

Pastikan anda sudah mencoba produk yang dikeluarkan. Jangan sampai seperti pengalaman adik penulis yang membeli waralaba tetapi tidak dicoba terlebih dahulu produknya. Anda bisa menganggap diri anda konsumen yang akan menilai sebuah produk. Ingat, tidak semua waralaba menghadirkan produk yang layak jual, dalam arti terpenuhi bahan baku produk dengan baik. Kasus adik penulis mengalami kegagalan karena bahan baku pembuatan produk tidak tersedia dengan benar dan dengan baik. Bila anda mau memulai bisnis lewat waralaba khusus pemula, pastikan anda mencoba terlebih dahulu.

7. Mencoba Menguasai Pembuatan Kuliner

Sebagai pengusaha kuliner, anda bisa mencoba menguasai pembuatan kuliner. Ini langkah yang bisa dilakukan ketika sudah membuka usaha kuliner. Misalkan anda berjualan kuliner pecel, maka anda bisa menguasai bagaimana sih cara membuat sambal. Mungkin pada awalnya, anda memesan samnal di Sambal Bu Kaji. Tetapi, anda bisa mengembangkan pembuatan sambal guna memunculkan variasi sambal yang baru tanpa harus melepaskan kerjasama bersama Sambal Bu Kaji.