Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga Online Shop Di Desa


Menjadikan online shop sebagai usaha sampingan ibu rumah tangga di desa memang agak sulit. Pasalnya, online shop berada di desa yang jauh dari jangkauan jasa kurir. Pernah penulis mencoba berjualan produk di situs marketplace, tetapi, jasa kurir yang terlacak di situs itu hanya jasa Pos Indonesia. Posisinya pun harus ditempuh dengan jarak yang agak jauh dari rumah penulis. Jadi, kalau penulis ingin berjualan secara online atau membangun online shop, tidak bisa menggunakan fasilitas situs marketplace karena tidak bisa mencantumkan beberapa jasa kurir karena memang tidak bisa dilacak di sistemnya. Padahal, situs marketplace bisa menjadi penolong di usaha sampingan ibu rumah tangga di awal membangunnya. Inilah kondisi jika memang membuka usaha sampingan ibu rumah tangga secara online shop di desa.


Definisi Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga Secara Online Shop Di Desa

Apa definisi usaha sampingan ibu rumah tangga? Usaha sampingan ibu rumah tanggal adalah usaha yang memang dianggap pendamping dari penghasilan ibu rumah tangga yang lain. Jadi, ada sampingan penghasilan yang jumlahnya lebih kecil dari penghasilan utama. Bisa jadi, definisi usaha sampingan ibu rumah tangga sekedar penyebutan mereka saja bahwa dirinya sedang membangun usaha sampingan. Mereka mengganggap seperti ini dikarenakan apa yang dilakukannya sekedar memanfaatkan waktu luang walaupun penghaslannya bisa jadi seimbang atau jauh lebih besar. Namun, penulis lebih memilih definisi usaha sampingan yang lebih kepada ukuran penghasilannya yang minim dengan pemanfaatan waktu luangnya.

Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga Apa Yang Bisa Dijalankan Dari Desa

Fokus usaha sampingan ibu rumah tangga yang dilakukan secara online di desa adalah hal yang berkaitan dengan nuansa desa. Jadi, walaupun di desa, tidak menutup kemungkinan bisa menjalankan usaha online shop dengan memanfaatkan kekayaan desa. Ya, desa lebih mencirikan produktifitas dalam bisang pertanian. Tetapi, memang bisa membuka oniline industri pada dasarnya walaupun di desa. Hanya saja, penulis ingin mengangkat usaha sampingan ibu rumah tangga di desa dengan memanfaatkan produk pertanian yang ada di desa.

Lalu, produk pertanian apa saja yang bisa dijual secara online? Tentunya, ini bisa disejajarkan dengan usaha makanan yang memang berhubungan dengan resiko batas kebasian. Seperti yang anda ketahui, sayuran pun memiliki batas kebasian dengan pertanda si sayuran mengering atau “bosok” alias busuk. Maka dari itu, produk pertanian menentukan target market. Rempah-rempah yang kuat dalam pengiriman tentu bisa menarget market lebih jauh. Sebaliknya, sejenis sayuran yang mudah kering, layu, target market hanya sekitar wilayah kota dimana si penjual tinggal. Jadi, memang tidak bisa menentukan hanya beberapa produk saja atau semuanya yang bisa dijual secara online. Ini bergantung bagaimana market yang ditarget.

Contoh Kasus Usaha Online Shop Hasil Pertanian Di Desa Untuk Kebutuhan Sambal

Katakanlah, anda ingin menarget penjualan hasil pertanian untuk kebutuhan membuat aneka sambal khususnya sambal pecel. Dengan lahan pertanian yang luas, anda menanam beberapa jenis tanaman seperti cabai, bawang, tomat, dan lainnya untuk kebutuhan membuat sambal. Anda menyengaja menanam tanaman ini dengan tujuan menarget para pembuat sambal. Nah, hasil pertanian ini akan dijual secara online dengan menarget satu kota saja, di dalam kota saja. Walaupun menarget satu kota, ini bisa dijadikan usaha sampingan atau utama online shop di desa. Apakah ada yang minat? Apakah pembuat sambal tidak membutuhkan bahan-bahan pembuat sambal? Tentunya, mereka membutuhkan dan selalu membutuhkan, apalagi berurusan dengan penjualan sambal.

Variasi Penjualan Online Shop Hasil Pertanian Solusi Pengecer

Penulis menganggap bahwa orang yang berjualan produk hasil pertanian yang dibeli langsung pada petani disebut sebagai reseller atau pengecer. Menjadi pengecer atau berjualan secara reseller adalah solusi bagi mereka yang memang tidak memiliki tanah, sekaligus membangun usaha sampingan secara online shop yang bisa digunakan untuk ibu rumah tangga. Jadi, para penjual atau pelaku usaha bukan hanya para petani. Kalangan biasa, khususnya ibu rumah tangga bisa membangun usaha sampingan memanfaatkan produk pertanian dari beberapa petani.

Keuntungan penjualan reseller atau bisnis sampingan mengandalkan produk pertanian adalah bisa berbelanja dari berbagai jenis produk pertanian. Kelemahan petani tentu tidak bisa memproduksi banyak produ pertanian. Namun bagi reseller atau pelaku usaha sampingan khususnya usaha ibu rumah tanggan, bisa mengandalkan banyak variasi produk pertanian, bergantung jangkauan yang bisa digapainya.

Tentunya, anda harus bekerjasama dengan para petani yang ada di sekeliling anda.

Memilih Penjualan Rempah Sebagai Usaha Sampingan Ibu Rumah Tangga

Penjualan atau bisnis sampingan produk pertanian ibu rumah tangga di desa yang bisa diandalkan sebenarnya adalah bisnis sampingan produk rempah-rempah yang kebutuhannya untuk kebutuhan membuat masakan atau makanan tertentu. Mengapa demikian? Ketika penulis meriset mengenai penjualan sayur di daerah Cirebon, sepertinya tidak ada online shop yang menjual sayur. Rata-rata online shop berada di kota besar. Bila bukan di kota besar, apalagi tinggal di desa, sepertinya jangan mengawali usaha sampingan dengan produk sayuran. Rempah-rempah cenderung produk yang dibutuhkan selalu namun memiliki ketahanan yang alam atas kebusukan.

Ketika penulis meriset kembali di kabupaten yang sama, ternyata penjualan rempah-rempah berjumlah banyak. Ini sebagai bukti bahwa penjualan atau usaha sampingan ibu rumah tangga bisa dengan mengawali menjual rempah-rempah.

Siapakah yang membutuhkan rempah-rempah? Pembuat rending, pembuat soto, pembuat segala masakan membutuhkan rempah-rempah.

Memanfaatkan Situs Online Shop Marketplace

Situs online shop memiliki penyetingan lokasi. Ini bermanfaat bagi mereka yang berkeinginan membeli sesuatu di area terdekat mereka. Nah, ini juga bisa dimanfaatkan para pelaku bisnis sampingan ibu rumah tangga yang akan berjualan produk hasil pertanian. Karena produk hasil pertanian ada yang mudah busuk seperti sayuran, penargetan wilayah terdekat sebagai market memang dibutuhkan. Ketika ada penyetingan lokasi, si pembeli tidak perlu mengandalkan mesin pencari Google untuk mencari toko online sayur. Kalau seperti ini, anda pun tidak perlu bersusah-payah membangun toko dengan penargetan kata kunci.

Tetapi, mungkin anda akan kesulitan dalam penyetikan jasa kurir. Bila memang tidak ada kurir di daerah anda, anda tidak bisa memilih. Tetapi, ketika ada kurir di wilayah anda, khususnya kecamatan dimana anda tinggal, anda bisa memilihnya. Di Tokopedia sudah dibereskan masalah kurir, dekat atau jauh, asalkan satu kecamatan. Hanya saja, anda perlu menyetting via komputer barangkali di ponsel tidak bisa melakukan penyetingan.

Aktif Di Media Sosial

Jadikan tetangga sebagai pelanggan setia. Ini penting diperhatikan walaupun anda berjualan di internet. Baru-bari ini, tetangga penulis menjual hasil pertaniannya berupa singkong. Karena singkongnya bagus, banyak tetangga yang membeli singkong itu. Kenapa para tetangga tahu singkong milik tetangganya bagus padahal mereka belum mengetahui lansung? Karena si petani itu memperkenalkan singkongnya di sosial media. Jadi, sebagai petani produkfit, alangkah baiknya bila memiilki media sosial guna memperkenalkan produknya.

Bagaimana dengan reseller penjual aneka sayur atau rempah-rempah? Bila toko anda memiliki keunikan seperti berjualan jauh lebih murah, memiliki diskon-diskon atau hal lainnya, bisa diinfokan di sosial media. Apalagi, penjualannya lengkap sehingga membutuhkan penjualan banyak dalam hariannya.

Kesimpulan

Pada dasarnya, usaha sampingan ibu rumah tangga melalui online shop di desa, sama seperti usaha pada umumnya. Hanya saja, anda perlu memperhatikan operasional khususnya masalah pengiriman barang.