Resto Bu Kaji - Olahan Ayam Melengkapi Menu Harian Anda


Warung Bu Kaji pada awalnya lebih menonjolkan menu hidangan pecel, yang mana ciri khasnya adalah dengan sambal pecel buatannya dan sayur-mayurnya. Namun sekarang, sudah beberapa menu yang menjadi andalan Warung Bu Kaji seperti menu gudangan, rujak dan lainnya. Sekarang, akan menambah lagi model menu olahan ayam geprek, dan aneka ayam lainnya. Namun tetap, ciri khasnya adalah menggunakan olahan sambal seperti pada ayam geprek, ayam penyet dan lainnya. Memang, pengelola sambal Bu Kaji sendiri bisa mengelola aneka sambal sampai mendapat pesanan, selain sambal pecel, dari dareah jauh.


Seperti biasa, pengelola mengandalkan driver online dalam mensukseskan usahanya. Ya, warung Bu Kaji selalu diburu oleh para driver tiap harinya sampai mereka ngantri. Apalagi, era corona membuat pembelian pecel diserahkan oleh para driver. Namun, pengelola warung Bu Kaji memiliki kendala menu yang terlalu banyak bila digabungkan dalam menu warung pecel. Untuk itu, solusi yang pengelola hadirkan adalah membuat akun baru dengan nama “Resto Bu Kaji”. kalau dicampur memang terlalu banyak menu yang menumpuk di akun warung Bu Kaji. Walaupun beda akun, tempat penjualan masih berada di warung Bu Kaji.

Aneka ayam apa saja yang akan dihadirkan pengelola warung Bu Kaji? Pengelola Resto Bu Kaji akan mengahadirkan aneka olahan ayam yang memang sesuai yang dikuasai pengelola. Di antara menu ayam yang akan dihadirkan adalahayam bakar,ayam bakar madu, ayam lada hitam, ayam bombai, ayam geprek, ayam penyet, ayam ungkep, ayam bumbu bali, ayam bumbu rujak, ayam rica.

Walaupun namanya resto, bukan berarti menghadirkan penghidangan ala restoran yang mewah-mewah gimana gitu, ala-ala instagramable. Resto ala Bu Kaji memang tetap seperti yang sudah ada, yakni menghadirkan penghidangan yang merakyat. Apalagi, konsep penjualan ayam di Resto Bu Kaji mengandalkan para driver online. Jadi, ibaratnya, Resto Bu Kaji adalah dapur dan rumah pembeli adalah tempat makan. Hal ini yang bisa disebut resto rumahan yakni resto setelah hadrinya driver online.

Mengapresiasi Langkah Resto Bu Kaji

Kalau dibolehkan membuat dua akun berbeda di tiap marketplace driver walaupun tempat penjualannya masih sama, mengapa tidak dilakukan bila memang dibutuhkan? Pemberian apresiasi penulis adalah langkah pengelola Resto Bu Kaji yang penulis dianggap langkah yang bagus yakni membuat akun baru spesial aneka olahan ayam. Bayangkan bila pengelola Resto Bu Kaji dan Pecel Bu Kaji memaksa memasukkan menu aneka olahan ayam pada menu spesial pecel dan lainnya, bisa menumpuk menu-menu yang ada di akun Warung Bu Kaji. Ya, langkah ini semata-mata memang untuk kebutuhan pembuatan akun saja.

Hal yang penting adalah branding. Akun Warung Bu Kaji sudah memiliki nama sendiri untuk para pelanggan online. Ketika bertambah menu dengan jenis yang banyak seperti aneka olahan ayam, kondisi akun Warung Bu Kaji akan berantakan sehingga merusak brand. Brand baru yang seharusnya terbangun malah ikut tenggelam. Ya, karena olahan aneka ayam bercampur dengan Warung Bu Kaji. Aneka olahan ayam bisa menjadi brand unggul tersendiri, mengingat olahan ayam memang mewah.

Resto Bu Kaji Dengan Aneka Ayam Memenuhi Banyak Market

Dengan banyaknya variasi olahan ayam, sekarang, olahan ayan menjadi trend pembelian tersendiri seperti halnya makanan ringan gorengan yang laris-manis. Apalagi, olahan ayam masih memiliki harga terjangkau sehingga posisinya berada di kalangan market bawah-atas. Intinya, ketika pengelola warung Bu Kaji menghadirkan Resto Bu Kaji dengan olahan ayam, sudah memiliki gambaran market. Jelas, market yang membutuhkan ayam adalah market yang memang mengkonsumsi makanan pokok.

Memanfaatkan Sambal Pecel Jauh Lebih Baik

Konon, pengelola akan memproduksi ayam geprek atau penyet yang sambalnya menggunakan sambal bu kaji. Lebih tepat ayam penyet bila memakai sambal bu kaji. Akhirnya memang memadukan ayam pecel dan ayam penyet. Jadi, hal ini terkesan tidak ada bedanya. Namun karena istilah penyet sebagai olahan ayam yang ada penyetannya, jadi, sekalipun menggunakan sambal pece, tetap dianggap ayam penyet. Emang susah juga. Toh, banyak orang yang menjual ayam pecel dan ayam penyet dengan bumbu sambal yang tidak berbeda.

Pada intinya, Resti Bu Kaji akan jauh lebih baik dalam memanfaatkan olahan sambal pecel yang ada. Di samping menjual sambal pecel kemasan, bu kaji bisa memproduksi sambal pecel untuk kebutuhan ayam geprek atau penyet.

Resto Bu Kaji Menyiasati Kejenuhan pada Warung Pecel

Resto Bu Kaji bukan tempat baru, melainkan masih mengandalkan tempat warung Bu Kaji. Hanya saja, tempat secara online berbeda tempat. Hal ini dikarenakan menu aneka ayam memiliki banyak variasi sehingga bisa memusingkan pembelian secara online yakni lewat driver online. Dengan demikian, posisi Resto Bu Kaji sebenarnya pelengkap menu yang ada di warung Bu Kaji. Keuntungannya, ini sebagai siasat dalam menghadapi kejenuhan konsumen.

Nantinya, beberapa konsumen yang memang kontra dengan pecel namun pro dengan olahan ayam bisa berpotensi berlangganan pada Resto Bu Kaji. Begitu sebaliknya. Jadi, memang penjualan seperti ini bisa memperbanyak pelanggan.

Resikonya, tentu, semakin banyak menu, akan semakin banyak juga persiapan yang harus dihadapi. Memang, ini bisa menjadi tantangan tersendiri untuk pengelola warung dan resto Bu Kaji. Harus melihat, apakah dengan bertambahnya menu baru, bertambah juga pelanggan. Kalau bertambah, tentu, tidak ada olahan produk yang dikurangi. Tetapi kalau tidak bertambah, hanya mengganti menu makanan yang dibeli, bisa melihat menu apa saja yang berkurang penjualannya. Nantinya, bahan olahan pada produk yang kurang laku bisa diperuntukkan untuk bahan olahan pada produk yang lebih laku.

Ini Adalah Strategi Resto Era Driver Online

Ketika pembeli makanan di restoran ingin memesan makanan, ia hanya memanggil melihat daftar menu lalu memanggil pelayan. Si pembeli cuma duduk di tempat yang sudah disediakan. Inilah prinsip dasar restora. Ya, tidak ada definisi yang istimewa mengenai arti sebuah resto alias restoran. Dalam kontek ini, warung bu kaji atau resto bu kaji akan dianggap sebagai restoran sekalipun kelas ruko. Ya, kamus bahasa indonesia sendiri mengartikan restoran sebagai rumah makan, yakni rumah yang bisa kita gunakan sebagai menghidangkan makanan yang akan di makan pembeli di rumah itu juga. Artinya, ada tempat duduk agar pengunjung bisa menikmatinya di dalam rumah. Kalau tidak ada tempat duduk, ini bukan disebut restoran melainkan.

Tetapi, sekarang ini banyak restoran yang mengonlinekan makanannya dengan aplikasi driver online. Hal ini masih dianggap sebagai restoran asalkan ada tempat atau rumah makannya.

Konsep restoran inilah yang akhirnya memunculkan strategi resto. Bisnis makanan rumahan mengandalkan strategi resto yakni mengirimkan makanan ke pembeli lewat tangan pelayan. Strategi resto menggunakan driver online yang mana membantu pengusaha rumahan memiliki hal yang sama seperti restoran yang dionlinekan.

Jadi, Resto Bu Kaji memang pada dasarnya restoran. Namun, juga, dalam penjualan, pengelola resro Bu Kaji memposisikan diri sebagai bisnsi rumahan yang mengggunakan driver online. Dalam hal pengiriman, Resto Bu Kaji bekerjasama dengan Grabfood dan Gofood.